Cara Atasi Pilek pada Anak, Jangan Langsung Kira Gejala Omicron!

Kevi Laras, Jurnalis
Selasa 22 Februari 2022 06:00 WIB
Cara atasi anak terserang flu (Foto: Today)
Share :

GEJALA Omicron yang dapat berupa pilek, flu atau batuk menimbulkan kecemasan bagi orangtua. Pasalnya, anak seringkali mengalami gejala tersebut. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Dokter Spesialis Anak, Robert Soetandio menerangkan alasan anak mudah mengalami pilek atau flu karena masih dalam proses perkembangan atau belum sempurna. Rasa ingin tahu mereka yang begitu besar terhadap hal baru, sulit bagi orangtua untuk membatasi kontak penularan Covid-19.

"Sifat keingintahuan seorang anak yang besar terhadap hal baru dan ketergantungan anak dengan orang lain membuat kita sulit membatasi kontak penularan," ujar Dr. Robert Soetandio, SpA, M.Si.Med, Spesialis Anak kepada MNC Portal, Senin (21/2/2022)

BACA JUGA : Manfaat Rutin Minum Air Hangat, Cegah Pilek hingga Lancarkan Pencernaan

Sementara untuk penanganan terhadap anak yang terkena pilek atau flu, orangtua perlu memahami ini, antara lain:

- Penyebab influenza sebagian besar adalah virus, sehingga penggunaan antibiotik tidak diperlukan.

- Jaga cairan tubuh, harus cukup agar lendir mudah dikeluarkan.

- Jaga suhu ruangan dan kelembaban secara optimal

- Berikan nasal irigasi (prosedur medis bertujuan mengatasi hidung yang tersumbat dan mengalami iritasi) untuk membersihkan hidung.

- Nutrisi Baik/Jaga asupan yang dikonsumsi sehingga dapat melawan virus.

- Jika dengan pemeriksaan laboratorium bisa dipastikan virus influenza, dapat diberikan antivirus (PERTIMBANGKAN COST BENEFIT LABORATORIUM DAN HASIL). Jika belum sembuh 5-7 hari pikirkan infeksi sekunder.

BACA JUGA : Si Kecil Pilek tapi Tak Demam? Ajak Berjemur Saja!

Di sisi lain, menurut pakar penyakit menular WHO, Dr. Maria Van Kerkhove, orang yang terinfeksi Omicron bisa memiliki berbagai gejala apabila dibandingkan dengan varian Delta.

"Rata-rata, kita tahu bahwa risiko perlu rawat inap lebih rendah jika terinfeksi Omicron dibandingkan Delta, tetapi tidak berarti bahwa itu adalah penyakit ringan," ungkap Dr. Maria saat sesi tanya jawab tentang Covid-19 dan Omicron sub-varian BA.2 dengan Dr Abdi Mahamud, beberapa waktu lalu, seperti dilansir sindonews.com, Selasa (22/2/2022).

Dalam laporan yang sama, disebutkan sejumlah gejala yang paling banyak dialami sebagian besar pasien Omicron . Beberapa di antaranya pilek, sakit tenggorokan, nyeri tubuh yang parah, kelelahan, dan sakit kepala parah.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya