Kawasan Tepi Laut di Inggris Ini Disebut Mirip Chernobyl

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis
Selasa 15 Februari 2022 20:04 WIB
Ilustrasi Laut (dok Freepik)
Share :

KOTA Blackpool, kawasan tepi laut di Inggris disebut mirip Chernobyl. Hal ini lantaran suasananya yang kotor dan sepi bak kota mati.

Chernobyl terjadi di Pripyat, Ukraina, yang dulu menjadi bagian dari Uni Soviet. Seringkali dianggap sebagai kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah.

Kota Pripyat, yang dekat dengan pembangkit listrik dan menampung sekitar 50.000 penduduk, kini terbengkalai dengan bangunan-bangunannya yang membusuk, juga taman hiburan serta bianglalanya yang berkarat.

Melansir News.com.au, anggota dewan Paul Hayhurst pada pertemuan dewan Fylde pada Senin (14/2/2022). Fylde adalah wilayah yang bertetangga dengan Blackpool di county Lancashire.

BACA JUGA:Mau Berkunjung ke Purwokerto? Cek 15 Destinasi Wisata Romantis yang Bisa Dikunjungi

Pejabat terpilih sedang mendiskusikan proposal dewan di Lancashire untuk bekerja sama lebih erat. Tetapi anggota dewan Hayhurst tidak mengatakan Fylde makmur, sementara Blackpool sebaliknya.

Dia mengatakan, Fylde menghadapi prospek dikonsumsi oleh Blackpool yang merupakan lubang tanpa dasar dan tampak seperti Chernobyl, tidak peduli berapa banyak uang yang dimasukkan ke sana.

"Daripada membangun lokasi baru di Blackpool, yang memiliki 138.000 penduduk, lebih baik memulai dari awal," ujar Hayhurst.

“Blackpool mungkin membutuhkan separuh hotelnya untuk dirobohkan. Itu perlu dikembangkan kembali karena tidak akan pernah menjadi tempat seperti di tahun 40-an, 50-an dan 60-an," sambungnya.

Blackpool kurang sehat, kurang kaya

Ini bukan hanya soal pariwisata. Penduduk Blackpool juga kurang sehat dengan harapan hidup terendah di Inggris. Mereka dapat berharap hidup sampai berusia 74 tahun dibandingkan dengan Westminster yang kaya di London, di mana usia pria rata-rata hingga 85 tahun.

Pendapatan di Blackpool juga jauh lebih rendah dari rata-rata Inggris. Pada tahun 2000-an, yang disebut kasino super mirip dengan kasino besar di kota-kota besar Australia, diperdebatkan agar Blackpool mengangkatnya dari kelesuan. Namun, kegelisahan publik dengan itu tidak pernah berhasil.

Sementara kota-kota pesisir Inggris lainnya seperti Brighton dan Bournemouth telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, Blackpool mengalami kesulitan untuk mengubah dirinya sendiri.

Meskipun demikian, Blackpool masih merupakan tujuan pantai favorit Inggris yang dihitung oleh pengunjung yang bermalam. Itu juga diinvestasikan dalam jaringan pejalan kaki dan tremnya, hotel yang dirapikan, dan merupakan pusat penting untuk konferensi.

Pada tahun 1980-an, kota Blackpool di Inggris mendapat kunjungan dari 20 juta turis setiap tahunnya. Jumlah ini menurun menjadi 13 juta pada tahun 1998, sedangkan pada 2007 hanya ada 8 juta.

Untuk meningkatkan daya tarik wisata, kampanye bernilai jutaan poundsterling mulai digelontorkan dan melibatkan berbagai pihak.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya