OMICRON menyebar lebih cepat dari varian Covid-19 lainnya. Tren kasus Omicron pun terus meningkat dalam beberapa pekan terkahir.
Berdasarkan data GISAID per Kamis 10 Februari 2022, kasus Omicron Nasional tercatat mencapai 4.604. Namun, orang yang terpapar Omicron hanya mengalami gejala ringan atau cenderung tidak bergejala.
Tetap menjaga protokol kesehatan untuk mengurangi risiko terpapar Omicron. Selain itu, lengkapi vaksinasi sebagai langkah bijak yang terbukti mengurangi dampak buruk jika terpapar Covid-19 varian apapun.
BACA JUGA : Angka Covid-19 Bertambah 40 Ribu, Kemenkes Yakin Awal Maret Jadi Puncak Gelombang Omicron
BACA JUGA : WHO: Varian Covid-19 Berikutnya Lebih Menular dan Kuat dari Omicron
Kemudian, jika dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron, jangan langsung panik. Dikutip akun Instagram @dit.promkes bersumber dari Kemenkes RI, segera lakukan beberapa tips berikut apabila dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron :
1. Jika positif namun gejala ringan/tidak bergejala, jangan buru-buru masuk rumah sakit.
2. Utamakan isolasi mandiri dan lapor ke Puskesmas. Manfaatkan layanan telemedicine jika tersedia.
3. Isolasi mandiri dapat mengurangi beban rumah sakit dan tenaga kesehatan.
4. Selain itu, dapat gunakan fasilitas isolasi terpusat yang disiapkan di masing-masing daerah.
5. Tetap disiplin protokol kesehatan untuk jaga diri dan keluarga.
6. Segera lengkapi vaksinasi, terutama bagi lansia dan anak.
(Helmi Ade Saputra)