Telat Suntik Vaksin HPV untuk Kanker Serviks, Apa Efeknya pada Tubuh?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 04 Februari 2022 15:42 WIB
Ilustrasi Kanker Serviks. (Foto: Shutterstock)
Share :

VAKSIN HPV memang diperlukan untuk memberikan perlindungan kanker serviks pada para perempuan. Idealnya, vaksin HPV tersebut diberikan pada mereka yang berusia 12 sampai 14 tahun.

Pasalnya, ketika diberikan pada usia tersebut, maka pembentukan imunitas akan sangat maksimal. Lantas, bagaimana jika vaksin HPV dilakukan di usia 20 tahun ke atas dan sudah aktif secara seksual? Apakah vaksin masih tetap memberi perlindungan cegah kanker serviks?

Dijelaskan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Onkologi Ginekologi RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr Bambang Dwipoyono, Sp.OG(K), vaksinasi HPV yang dilakukan di usia 20 tahun ke atas dan penerima sudah aktif secara seksual tetap memberikan efek pada perlindungan tubuh.

"Tapi, efektivitasnya berkurang menjadi 60-80%. Beda jika vaksin HPV diberikan pada anak gadis berusia 12-14 tahun yang diyakini belum aktif secara seksual," papar dr Bambang dalam webinar kesehatan yang diinisiasi RS Pondok Indah, Jumat (4/2/2022).

Dokter Bambang melanjutkan, yang menjadi poin penting di sini bukan hanya soal vaksinasi HPV tetapi juga skrining kanker serviks sebagai lanjutan dari pencegahan kanker serviks itu sendiri.

"Jadi, setelah divaksinasi HPV, si perempuan tidak bisa kemudian merasa aman dari kanker serviks. Oleh karena itu, tetap perlu dilakukan skrining dengan pap smear misalnya. Dua upaya ini memaksimalkan pencegahan kanker serviks," tambahnya.

Menurut dr Bambang, berhubungan badan menjadi salah satu faktor terbesar masuknya virus papiloma penyebab kanker serviks ke dalam tubuh. "Itu kenapa, vaksinasi diberikan sebelum si perempuan belum aktif secara seksual, karena diharapkan tubuhnya sudah membentuk imunitas sebelum ada faktor risiko berhubungan badan," sambung dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya