SEJAK kemunculan varian Omicron, kasus Covid-19 di berbagai negara dunia melonjak signifikan.
Omicron yang ditemukan oleh para peneliti di Afrika Selatan ini memiliki kemampuan menyebar lebih cepat ketimbang varian lainnya.
Profesor dan Kepala Penyakit Menular di Universitas Buffalo, New York, Thomas Russo, M.D menyebutkan, mutasi ganda pada protein lonjakan membuat situasi menjadi sangat mengkhawatirkan.
"Itu menunjukkan bahwa Omicron mungkin lebih menular daripada varian lainnya," kata Russo, sebagaimana dirangkum Delish, Senin (20/12/2021).
Selain itu, varian Omicron juga telah terdeteksi pada tingkat yang lebih cepat ketimbang lonjakan infeksi sebelumnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa situasi ini menunjukkan bahwa Omicron memungkinkan untuk memiliki keuntungan dalam pertumbuhan.
Sebagai contohnya, WHO mengatakan bahwa Omicron dengan cepat menyebabkan lonjakan kasus di London. Diperkirakan bahwa varian Omicron ini menjadi jenis yang paling dominan menyebabkan Covid-19 dalam waktu beberapa hari.
Baca juga: Spesialis Penyakit Menular Prediksi Omicron Miliki Masa Inkubasi Lebih Cepat
Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan, hingga akhir pekan lalu, hampir 1.000 kasus Omicron telah dilaporkan oleh 57 negara di berbagai wilayah di dunia.
(Dyah Ratna Meta Novia)