Viral Curhat Turis Asing, Sedih Lihat Pantai Bali Tercemar Sampah

Anisa Suci Maharani, Jurnalis
Sabtu 18 Desember 2021 16:01 WIB
Emily, turis asal Amerika Serikat (Instagram @emilyddall)
Share :

PESONA Bali terutama pantainya yang eksotis sudah menarik banyak wisatawan asing sejak puluhan tahun lalu. Namun, pemandangan pantai di Pulau Dewata kini sangat memilukan karena banyak sampah.

Emily, wanita dari Amerika Serikat, ingin menjelajahi garis pantai menakjubkan yang ditawarkan destinasi wisata andalan Indonesia itu. Tetapi dia menyaksikan kebalikan dari keindahan yang ia harapkan.

Dalam rekaman yang dia unggah ke TikTok, terlihat pasir ditutupi plastik dan kemasan bekas dari laut dan restoran terdekat.

 Baca juga: Viral Nginap di Hotel Bayar Sejuta, Kena Denda Hampir Rp5 Juta Gegara Kotori Sprei

"Saya berjalan ke pantai di Bali pagi ini dan inilah yang saya temukan," tulis Emily seperti yang dilansir Daily Mail, Sabtu (17/12/2021).

"Hujan deras baru-baru ini menyebabkan sampah hanyut di pantai. Sejauh yang saya bisa melihat sampah menutupi pantai - sangat menyedihkan untuk dilihat," katanya.

Sampah-sampah itu tampak berupa gelas, sandal, kaleng minuman ringan, wadah makanan cepat saji, dan kantong plastik.

Video tersebut menjadi viral dan dilihat lebih dari 200.000 kali dalam empat hari.

 Baca juga: 5 Tempat Wisata Cantik di Bali Wajib Dikunjungi Versi Miss Global Indonesia 2021

Pengguna TikTok yang mengomentari gambar mengatakan "tidak mau berpikir" tentang banyaknya plastik yang mengambang di lautan.

"Kita sebagai manusia adalah musuh terburuk diri kita sendiri," tulis satu orang.

 

"Wow! Buruk sekali! Laut melemparkannya kembali kepada kita. Kita perlu melakukan yang lebih baik," kata warganet lain.

"Ini sangat memilukan dan sangat bisa dicegah," komentar penonton.

Hari berikutnya relawan masyarakat dan tim dari Sungai Watch membantu membersihkan pantai.

Tujuan wisata dunia

Dalam satu dekade terakhir Bali telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di dunia, tidak hanya untuk Australia tetapi Eropa, Amerika Utara dan Selatan, serta negara-negara Asia lainnya.

Bisnis penyewaan skuter, pub, dan restoran baru bermunculan di sepanjang jalur wisata karena semakin banyak penduduk setempat yang mulai mengandalkan bisnis asing.

 

Lebih dari 75.000 kamar hotel dibangun di sepanjang pantainya untuk memenuhi permintaan. Dilaporkan jumlah pengunjung tumbuh ke tingkat rekor pada 2019.

Pada tahun yang sama, TripAdvisor menilai pulau itu sebagai tujuan wisata utama di Asia dan keempat di dunia.

Kemudian kedatangan virus corona di awal tahun 2020 tiba-tiba memutus perjalanan internasional.

Sekarang Bali dan negara-negara lain seperti Australia dan AS mulai melonggarkan aturan perbatasan.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya