4 Cara Hindari Penipuan Saat Memesan Hotel, Jangan Gampang Terpesona Iklan

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis
Jum'at 17 Desember 2021 18:03 WIB
Ilustrasi hotel (dok Freepik)
Share :

JAKARTA - Memesan hotel di daerah asing selalu punya risiko, seperti modus penipuan yang biasanya mengincar orang-orang yang tak tahu kawasan tersebut.

Untuk itu, wisatawan sebaiknya selalu waspada dan membekali diri dengan berbagai persiapan sebelum memesan hotel untuk meminimalisir risiko tertipu.

Melansir Business Insider pada Jumat (17/12/2021), berikut beberapa cara menghindari penipuan saat memesan hotel:

1. WiFi Gratis

Gunakanlah jaringan WiFi yang diberikan kepada petugas hotel. Jika bisa sebaiknya menggunakan incognito mode saat berselancar di internet agar aktivitas di dunia maya melalui jaringan tersebut lebih privat. Jangan langsung tergiur dengan jaringan WiFi dengan embel-embel gratis walau namanya mirip dengan yang diberikan petugas hotel, karena bisa saja itu jaringan WiFi milik penipu.

2. Bahasa

Penggunaan bahasa seringkali membuat wisatawan salah pengertian. Sebaiknya tanyakan kembali kepada pihak hotel maksud dari king size, twin-size, atau double room jika kurang yakin.

Di Amerika, double room berarti kamar dengan dua double bed. Namun di Inggris, double room berarti kamar dengan twin-size bed.

Sementara di Indonesia, tak sedikit hotel yang menggabungkan dua twin-size bed menjadi satu dan menjual kamar tersebut dengan embel-embel king size bed.

Tapi ada banyak hotel yang memberikan pilihan kepada tamu soal ukuran kasur, jadi jangan malu bertanya.

3. Balkon atau berpemandangan

Jangan mudah percaya jika ada kamar murah yang disebut memiliki pemandangan langsung ke gunung, lautan, atau perkotaan. Periksa kembali lokasi hotel melalui Google Street View dan ulasan tamu di internet sebelum memesannya.

Kamar yang memiliki pemandangan ke luar atau berjendela besar biasanya bertarif lebih mahal dari kamar biasanya. Hal ini juga berlaku saat liburan di Eropa atau Amerika, di mana ada kamar yang ditempatkan di level basement.

Sementara di Indonesia, banyak hotel menawarkan kamar dengan balkon. Meski demikian, faktanya balkon merupakan area penyimpanan kondensor AC.

4. Ruangan luas

Apabila ada hotel yang memperlihatkan foto kamar nan luas tapi tak menyertakan ukuran kamar dalam deskripsinya, jangan langsung percaya. Terlebih harganya terlalu murah untuk kamar yang seluas itu. Foto kamar yang terlihat luas bisa saja trik lensa kamera atau suntingan perangkat lunak.

Dua hal tersebut sah-sah saja demi kepentingan promosi, namun pihak hotel wajib menginformasikan kepada tamu ukuran kamar yang sebenarnya.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya