Serangan Kembali Terjadi di Stasiun Kereta, Wanita 56 Tahun Alami Patah Tulang Leher

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis
Kamis 16 Desember 2021 02:00 WIB
Ilustrasi stasiun kereta (dok Freepik)
Share :

JAKARTA - Ruth Leon Villegas (56) asal Brooklyn menderita patah tulang leher setelah diserang seorang pria kini mengajukan gugatan terhadap tersangka dan pengelola stasiun kereta.

Villegas mengatakan dalam gugatan Mahkamah Agung Manhattan, dia didorong dengan kasar oleh pria bernama Matthew Montanez saat menunggu kereta F di stasiun West Fourth Street di Greenwich Village pada bulan Desember.

Dorongan itu menyebabkan dia menabrak pilar dan jatuh ke tanah di peron, sementara Montanez dan orang di sekitarnya hanya menyaksikan tanpa melakukan apa pun meskipun dia meminta bantuan.

Leon Villegas menjelaskan, petugas transit lalai karena tidak memberikan pengawasan yang lebih baik terhadap peron kereta bawah tanah.

Dia juga menggugat Montanez, dan mengeklaim telah menyerangnya dengan kejam dalam insiden pada 14 Desember 2020, hingga menyebabkan cedera serius dan permanen.

Kemudian dia menambahkan telah dipaksa untuk membayar tagihan medis karena luka-lukanya dan tidak dapat melakukan aktivitas normalnya kembali. Dengan itu, Leon Villegas menuntut ganti rugi.

"MTA bermaksud untuk membela diri dengan penuh semangat terhadap gugatan ini, yang tampaknya tidak berdasar," kata perwakilan agensi Aaron Donovan.

Beberapa hari setelah serangan itu, Leon Villegas menggambarkan bagaimana dia tengah menunggu kereta api ketika melihat Montanez menatap orang-orang dan bernyanyi dengan keras, membuatnya untuk menjauh darinya.

"Saya naik kereta, dan dia berlari ke arah saya lalu mendorong saya begitu keras, saya menabrak pilar dan jatuh ke tanah," katanya saat itu. “Darah mengalir deras dari kepala, dan saya merasa seperti akan pingsan.”

Wanita itu mengatakan , ontanez kemudian hanya memperhatikannya saat dia berjuang menahan sakit di tanah, sementara orang-orang di sekitarnya hanya mengambil fotonya tanpa memberikan bantuan apa pun.

Leon Villegas akhirnya dibawa ke rumah sakit, ia mendapatkan jahitan untuk kepalanya dan penyangga untuk lehernya yang patah.

Montanez didakwa dengan penyerangan dan ancaman, tetapi dia mengaku tidak bersalah. Meski begitu, Montanez tetap di penjara dengan jaminan USD 50.000.

Montanez diduga memiliki masalah kesehatan mental, termasuk menderita mendengar suara-suara dan memiliki riwayat berhenti melakukan pengobatan, sedangkan pengacaranya menolak berkomentar.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya