JAKARTA - Kapten Edward Limbong membagikan cara cerdas menghadapi turbulensi pesawat saat penerbangan.
Turbulensi merupakan perubahan kecepatan aliran udara yang menyebabkan guncangan pada tubuh pesawat, baik kecil dan besar.
Meski turbulensi sering membuat penumpang takut, pada dasarnya hal ini biasa terjadi dalam penerbangan dan tidak berbahaya. Sama seperti pengendara transportasi darat yang harus melewati polisi tidur di jalan, pesawat juga akan bertemu dengan gundukan di udara.
Baca Juga:
Uniknya Tradisi Kematian Suku Kajang, 40 Hari Dilarang Mandi Hanya Sarungan Tanpa Pakai Baju
15 Destinasi Wisata di Cirebon, Banyak Spot Foto
Turbulensi lebih mempengaruhi masalah kenyamanan penumpang dan kru pesawat, dibanding keselamatannya. Kapten Limbong pun pernah mengalami turbulensi di beberapa rute. Ia mengatakan saat turbulensi pesawat memutari awan.
"Jadi kita muterin ya guys, awannya gede banget ini," ucapnya di laman YouTube Edward F Limbong.
Kapten Edward menjelaskan, saat pesawat turbulensi sensasinya sama seperti naik komedi putra. Jadi Anda tak perlu terlalu khawatir dan percayakan kepada pilot.
"Pesawat akan sedikit kegoncang-goncang, kayak di komedi putar," aku Kapten Edward.
Ia menjelaskan, untuk menjadi pilot, seseorang harus melewati mempelajari banyak hal dan melewati serangkaian tes yang tidak mudah. Pilot yang sudah diperbolehkan mengemudikan pesawat tentunya sudah terlatih dan juga ahli dalam melalui gangguan berupa turbulensi.
Dibantu teknologi yang canggih, pilot juga memiliki pemahaman yang sangat baik tentang kondisi cuaca untuk setiap rute penerbangan sebelum lepas landas.
Sebelum penerbangan, pilot akan mempelajari perkirakan rute penerbangan dan, jika memungkinkan, mengubah jalur mereka untuk menghindari area dengan turbulensi ekstrem. Untuk itu, penumpang tidak perlu khawatir dengan turbulensi.
(Kurniawati Hasjanah)