PEMERINTAH mendukung Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) sebagai strategi terobosan menyambut peningkatan wisatawan mancanegara (wisman) dari jalur laut.
Dukungan disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam Focus Group Discussion (FGD) Stakeholder bertajuk 'Cruise Resumption in Indonesia and Port of Benoa as Home Port di Benoa Cruise'.
"Dengan dibukanya penerbangan internasional nyatanya belum mampu mendongkrak pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Bali. Oleh karena itu diperlukan alternatif pintu pariwisata lain yang harus kita optimalkan salah satunya ada Bali Maritime Tourism Hub (BMTH)," kata Sandiaga dalam siaran persnya.
Ia mendukung upaya bersama menghidupkan kembali ekonomi pariwisata Bali. Menurutnya, Bali sebagai jantung pariwisata Indonesia yang sebagian besar warganya bergantung pada sektor pariwisata membutuhkan terobosan-terobosan strategi antarpemangku kepentingan.
Baca juga: Sandiaga Uno Minta Kapasitas Mal dan Restoran Dibatasi 75 Persen saat Libur Nataru
Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur dan Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Eng Lukijanto menambahkan, pembangunan BMTH yang saat ini dikerjakan Pelindo harus mendapat percepatan strategi agar bisa dimanfaatkan secara tepat dan efisien.
"Dalam tiga tahun terakhir Kemenkomarves membentuk tim percepatan pembangunan BMTH dan penanganan kapal cruise, ini bentuk dukungan serius kami dalam optimalisasi pariwisata di Bali terutama untuk BMTH," jelasnya.
Sementara itu, Senior Manager Port Operations Southeast Asia Royal Caribbean Group, James Ngui mengungkapkan, perlu regulasi yang tegas dan saling mengakomodir antara cruise agent (agen pesiar) dan Pemerintah Indonesia agar upaya peningkatan wisatawan melalui kapal pesiar dapat kembali bergairah.
"Misalnya terkait aturan masa karantina wisatawan," tambahnya.
Baca juga: 4 Tips Wisata Bahari Aman dan Menyenangkan
Sekadar diketahui, Bali Maritime Tourism Hub dibangun sebagai hub pelabuhan pariwisata di Indonesia di Pelabuhan Benoa Bali.
BMTH ditargetkan sepenuhnya rampung pada pertengahan tahun 2023 mendatang. Dengan konsep pengembangan wisata Butterfly Route dan pemberian fasilitas UMKM di BMTH, diharapkan kehadirannya dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dari sisi pariwisata bahari.
(Rizka Diputra)