JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berenang bersama hiu paus saat mengunjungi Pantai Wisata Hiu Paus Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Gorontalo.
Dilansir dari akun Instagramnya, Sandi menjelaskan, jantungnya sempat berdebar cepat. Namun setelah menceburkan diri ke dalam air, Sandiaga langsung menikmatinya.
"Awalnya cukup mendebarkan, namun ternyata aman dan menyenangkan, bahkan tak sedikit wisatawan yang datang ke Gorontalo hanya untuk melihat Hiu Paus tersebut," kata Sandiaga.
Selain menikmati pemandangan hewan laut, Sandiaga juga mengakui bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), khususnya UMKM di Gorontalo semakin menunjukkan arah lebih positif.
Baca Juga:
Keragaman Budaya Cabai di Asia Tenggara, 80 Persen Penduduk Myanmar Menggunakannya untuk Masak
Daftar Maskapai yang Paling Sering Delay
"Di sini saya merasakan betul bahwa pariwisata di Gorontalo sudah meningkat. UMKM di sektor ekonomi kreatif sudah semakin menggeliat, dan lapangan kerja sudah kembali tercipta," terangnya.
Sementara itu dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi II, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Wawan Gunawan menilai, wisata hiu paus di Gorontalo terbaik di Indonesia.
Wawan menjelaskan, penilaian itu setidaknya dari aspek aksesibilitas yang dekat dari bibir pantai dan dekat dari ibu kota provinsi. Menariknya, wisata hiu paus ini hanya ada tiga di Indonesia, salah satunya di Gorontalo.
"Wisata hiu paus di Indonesia hanya tiga. Di Berau (Kalimantan), teluk Cendrawasih di Papua dan di Gorontalo," terangnya.
Desa Botubarani memang letaknya tak terlalu jauh dari ibu kota provinsi Gorontalo. Jaraknya bisa ditempuh sekitar 30 menit. Wisatawan pun tak sulit untuk melihat hiu paus. Dari atas kapal dengan jarak 100 meter dari bibir pantai, satwa unik itu sudah bisa terlihat.
(Kurniawati Hasjanah)