SEMUA harimau dan singa di Kebun Binatang Smithsonian di Washington DC, Amerika Serikat dinyatakan positif COVID-19. Belum diketahui secara pasti dari mana satwa dilindungi tersebut tertular virus corona.
Baca juga: 1.200 Singa Dibunuh, Afrika Terancam Tak Lagi Jadi Tujuan Wisata Pencinta Hewan
Dalam pengumuman yang disampaikan, Jumat, disebutkan bahwa hasil tes awal terhadap sampel tinja menunjukkan hewan-hewan itu positif COVID-9. Tes swab selanjutnya sudah dilakukan dan hasilnya diharapkan keluar dalam beberapa hari.
Melansir dari Insider, Sabtu (18/9/2021), pihak kebun binatang telah melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap semua staf yang berada di dekat singa dan harimau.
"Tidak ada bukti untuk menunjukkan dengan tepat sumber infeksi. Meskipun ada kemungkinan infeksi ditularkan oleh pembawa tanpa gejala, sudah menjadi praktik standar bagi semua staf perawatan hewan dan staf penting untuk mengenakan masker di dalam ruangan di semua area publik dan non-publik," begitu bunyi pernyataan pengelola kebun binatang tersebut.
Baca juga: Keluar Kandang, Harimau di Taman Safari Serang Petugas Wanita hingga Tewas
DCist melaporkan bahwa satwa yang terkena COVID-19 adalah enam singa Afrika, seekor harimau Sumatra, dan dua harimau Amur.
Akhir pekan lalu, penjaga kebun binatang melihat beberapa hewan menunjukkan penurunan nafsu makan, dan batuk dan bersin.
Tidak ada hewan lain di kebun binatang tersebut yang dinyatakan positif COVID-19 saat ini. Ada penyelidikan terhadap staf yang melakukan kontak dekat dengan hewan tersebut.
Departemen Pertanian Amerika Serikat mengesahkan vaksin COVID-19 yang dibuat untuk hewan kebun binatang oleh Zoetis, yang akan tersedia untuk hewan tertentu dalam beberapa bulan mendatang.
Sekarang orang-orang yang berada di area dalam ruangan kebun binatang diwajibkan memakai masker. Bagian-bagian tertentu di kebun binatang tersebut kini ditutup untuk pencegahan COVID-19.
(Salman Mardira)