Peneliti: Jangan Terjebak Pola Pikir Cuci Tangan yang Paling Penting

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Senin 12 Juli 2021 22:32 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) memang telah mengakui penyebaran Covid-19 di udara. Pasalnya, partikel virus tetap tersuspensi di udara atau bergerak lebih jauh dari satu meter ketika keluar dari seseorang.

Prof Nancy Baxter, kepala sekolah populasi dan kesehatan global dari Universitas Melbourne, mengatakan kontak sekilas adalah deskripsi akurat untuk menggarisbawahi sifat virus yang bisa berada di udara.

“Penyebarannya lebih mungkin terjadi jika Anda berada dekat dengan orang tersebut yang terinfeksi, (tetapi) masih ada potensi partikel virus berada di udara, dan terhirup oleh seseorang yang lewat,” katanya seperti dilansir dari Guardian

Studi laboratorium telah menemukan partikel virus dapat bertahan di udara dalam bentuk aerosol hingga 16 jam.

Prof Raina Macintyre, kepala program penelitian biosekuriti di Institut Kirby Universitas New South Wales mengatakan, penularan melalui udara dalam ruangan bisa terjadi bahkan tanpa adanya kontak sekilas. “Aerosol pernapasan terakumulasi dengan cara yang sama seperti asap rokok terakumulasi,” katanya.

“Di ruang dalam ruangan di mana ventilasi tidak memadai, seseorang dengan infeksi bisa datang dan pergi, tetapi virusnya masih berlama-lama di udara. Jadi jika Anda berjalan melalui area itu dan menghirup udara itu, Anda bisa terinfeksi,” tambah dia.

Baik Macintyre maupun Baxter menunjukkan perlunya lebih fokus pada penularan melalui udara, khususnya ketika sudah memasuki musim dingin.

“Orang-orang masih terjebak dalam pola pikir pembersih tangan dan mencuci tangan, padahal sebenarnya pesan yang perlu kita sampaikan adalah udara yang Anda hirup,” kata Macintyre.

“Ventilasi membuat perbedaan. Jika Anda berada di ruangan penuh orang, buka jendela. Jika Anda sedang mengendarai mobil bersama orang lain, buka jendelanya sedikit saja. Pakailah masker. Ini adalah udara bersama yang paling penting,” tukasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya