WISATA Bukit Pengilon jadi salah satu objek wisata yang kerap didatangi wisatawan saat ke Yogyakarta. Ada apa saja ya di sana?
Berlokasi di Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, objek wisata alam ini memiliki keindahan yang luar biasa. Rumput tumbuh dengan subur di sana, membuatnya terlihat seperti pegunungan hijau yang selalu sukses menyegarkan mata. Lalu saat kemarau rumput tersebut akan mengering dan mengubah bukit hijau menjadi padang sabana.
(Foto: Instagram herdiansyah002)
Daya tarik Bukit Pengilon lain adalah letaknya yang berbatasan langsung dengan pantai. Dari ketinggian pengunjung dapat menyaksikan langsung deburan ombak menghantam batu karang di gugusan pantai Gunungkidul, seperti Pantai Wediombo, Pantai Watu Lumbung, Pantai Banyunibo, dan Pantai Siung. Dijamin pemandangan yang didapat menjadi berkali lipat lebih menakjubkan.
Duduk atau berbaringlah di atas hamparan rumput di Bukit Pengilon. Sambil menikmati hembusan angin dan langit yang biru, Anda akan merasakan ketenangan. Jika kegiatan itu sudah membosankan, Anda bisa berjalan-jalan menyusuri bukit dan berfoto. Setiap sudut bukit memiliki keindahan dan tentunya layak tersimpan dalam memori kamera Anda.
Pengunjung direkomendasikan datang saat matahari akan terbit atau tenggelam. Sinar oranye yang mengintip dari garis cakrawala akan membuat panorama menjadi luar biasa indah. Bisa juga datang saat matahari sudah tinggi atau saat cuaca sedang cerah.
(Foto: Instagram imaniar)
Bagaimana kalau tidak puas hanya beberapa jam saja singgah di Bukit Pengilon? Jangan khawatir, pengunjung dapat berkemah di sini. Nikmati suasana malam yang ramai karena suara ombak bersahut-sahutan dan langit gelap yang dipenuhi bintang. Sebuah pengalaman yang tidak akan didapatkan di kota.
Fasilitas penunjang di kawasan wisata Bukit Pengilon sudah mulai memadai. Tersedia tempat ibadah, toilet, warung, area parkir, bahkan spot foto menarik. Sementara harga tiket masuk yang dikenakan adalah Rp4.000 per orangnya saja. Ada tambahan Rp10.000 untuk pengendara mobil dan Rp3.000 untuk motor.
(Dewi Kurniasari)