Waspada, Muncul Garis di Kuku Dianggap Gejala Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 07 Mei 2021 10:52 WIB
Kuku gejala covid-19. (Foto: Twitter @timspector)
Share :

PROFESOR Tim Spector, peneliti utama dari aplikasi Zoe Covid Symptom Study, membagikan foto 'Kuku Covid-19' di linimasa media sosial Twitter belum lama ini. Menurut dia, ada perbedaan kondisi kuku pada pasien covid-19 dan ini bisa digunakan untuk mengenali adanya virus SARS-CoV2 pada tubuh seseorang. Kondisi kuku seperti apa yang dicurigai?

Menurut Profesor Spector, kuku yang memiliki garis yang jelas menandakan infeksi penyakit mulai berkembang di tubuh seseorang. Jadi, garis itu biasa disebut dengan Beau, lekukan horizontal yang muncul di permukaan kuku dan kemunculannya dapat dikaitkan dengan gangguan pertumbuhan kuku akibat cedera atau penyakit tertentu.

Baca juga: Covid-19 India Menggila, Anak Muda yang Meninggal Semakin Banyak 

Pernyataan Profesor Spector diperkuat dengan adanya laporan kasus yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan yang mencatat terjadinya fenomena ini di beberapa tempat.

Misalnya saja laporan seorang pria berusia 45 tahun mengadukan kemunculan garis horizontal di kuku tangan dan kakinya setelah sekira 3,5 bulan yang lalu didiagnosis positif covid-19.

Dokter Tanya Bleiker, presiden British Association of Dermatologist, mengatakan kepada HuffPost bahwa dokter kulit juga menyaksikan hal ini pada pasien covid-19 lainnya.

"Kondisi kemunculan garis di kuku sudah lama dikenal di dunia medis dengan istilah 'garis Beau' dan merupakan lekukan melintang di beberapa kuku, baik itu kuku jari tangan maupun kuku kaki," katanya.

Baca juga: 3 Varian Covid-19 Masuk Indonesia, Ini Pesan Jubir Vaksinasi 

Lekukan ini muncul di kuku antara 2 atau 3 minggu setelah infeksi mulai merusak tubuh. "Kondisi ini tidak berbahaya dan tumbuh seiring waktu," terang dr Bleiker.

Penting untuk dicatat bahwa garis Beau tidak melulu soal covid-19, sebab banyak kondisi kesehatan juga ditandai dengan kemunculan garis di kuku, terutama trauma pada kuku, eksim, malnutrisi parah, penyakit raynaud, hipertensi, epilepsi, gaga; ginjal, penyakit Kawasaki, dan akibat kemoterapi.

Beberapa informasi juga mengatakan bahwa kemunculan garis Beau akibat demam tinggi yang merupakan salah satu gejala umum covid-19, tapi banyak penyakit lainnya yang juga ditandai dengan demam tinggi seperti demam berdarah, pneumonia, dan malaria.

Baca juga: Pemerintah Resmi Larang Semua Jenis Mudik, Termasuk di Wilayah Aglomerasi 

Tidak ada pengobatan khusus untuk masalah ini dan peneliti mencatat bahwa kondisi akan membaik seiring dengan gejala penyakit mulai teratasi. Soal hilangnya garis, peneliti mengungkapkan, itu akan hilang sekira 6 bulan.

Sementara itu, laporan lain yang terkait kondisi kuku dan covid-19 adalah kemunculan tanda bulan setengah berwarna merah pada kuku di dekat kutikula. Namun, peneliti belum begitu yakin kenapa itu terjadi, tapi mereka mengatakan bahwa kondisi itu terjadi akibat peradangan vaskular yang disebabkan virus.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya