Pentingnya Vaksinasi Tenaga Pendidikan dan Dosen Sebelum Dilakukan Pembelajaran Tatap Muka

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Selasa 27 April 2021 11:09 WIB
Pembelajaran tatap muka (Foto: Faculty Focus)
Share :

Di tengah pandemi Covid-19, kegiatan belajar mengajar hanya dilakukan secara daring. Para siswa hingga mahasiswa hanya belajar secara jarak jauh secara online.

Namun kini pemerintah sudah mulai memikirkan cara untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi Covid-19 kepada para tenaga pendidikan, guru, juga dosen.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri yakni Mendikbud, Menag, Menkes, dan Mendagri sudah ada tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka. Oleh karena itu, dia meminta pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi berkaitan dengan SKB tentang pembelajaran tatap muka tersebut.

 

Guna menindaklanjuti hal itu, para tenaga pendidikan, guru, dan dosen menjadi sasaran vaksinasi Covid-19. Sebab mereka merupakan pihak terdepan dalam garda pendidikan bangsa.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Widyastuti, MKM mengatakan, sebenarnya vaksinasi Covid-19 bagi para tenaga pendidikan, guru, dan dosen merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat supaya terbentuk antibodi.

"Dengan pemberian vaksin Covid-19, diharapkan bisa menurunkan angka pasien terpapar dan kematian Covid-19," ujar Widyastuti, Selasa, (27/4/2021).

Para tenaga pendidikan, guru, dan dosen wajib diberikan vaksin Covid-19 guna mempersiapkan jika nanti pembelajaran dilakukan secara tatap muka. Hal ini akan memberikan perlindungan baik bagi tenaga pengajar maupun para muridnya.

Rektor UNJ, Prof. Komarudin, M.Si. mengatakan, vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh bagi dosen dan tenaga pendidikan UNJ ini dilakukan sebagai upaya peningkatan imunitas dosen dan tenaga pendidikan sekaligus menyiapkan SDM UNJ dalam persiapan perkuliahan tatap muka (PTM) pada tahun akademik 2021/2022.

“Dengan vaksinasi ini diharapkan seluruh SDM kami siap dan percaya diri dalam menjalankan PTM, sehingga para dosen dan tendik tidak takut lagi menjalankan PTM karena belum divaksin," ujar Prof. Komarudin.

Meski tentu dalam pelaksanaan PTM nanti, terang Prof. Komarudin, harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan menyesuaikan dengan kondisi saat itu. Paling tidak akan dilaksanakan secara bertahap, termasuk di dalamnya dengan cara hybrid atau blended.

Vaksinasi sendiri dilakukan serentak pada tanggal 26 – 28 April. Lokasi ini sudah ditentukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta sehingga UNJ tinggal mengikuti jadwal yang sudah ditentukan. Saat ini, jumlah dosen dan tenaga pendidikan yang sudah terdata 1.098 orang. Dari total 1.098, 1.044 orang sudah siap dengan data-data lengkap untuk divaksin. Sementara 54 orang tersebut datanya masih perlu dilengkapi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya