WISATAWAN yang sudah divaksinasi penuh dapat melakukan perjalanan dengan aman dan tidak perlu lagi menjalani tes virus corona atau COVID-19 maupun karantina mandiri di Amerika Serikat.
Hal ini disampaikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers of Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat.
Baca juga: Hawaii Bakal Berlakukan Paspor Vaksin Digital Bagi Turis
Namun, para wisatawan harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak sosial, dan mencuci tangan, serta memastikan apakah mereka sudah dipastikan divaksinasi penuh atau tidak.
“Wisatawan yang divaksinasi penuh cenderung tidak tertular dan menyebarkan Covid19,” kata CDC seperti dilansir dari Fox News, Minggu (4/4/2021).
CDC mengatakan bahwa destinasi yang berpeluang dikunjungi wisatawan, memerlukan pengujian. Wisatawan harus tetap memperhatikan dirinya sendiri, seperti menyadari bagaimana kondisi tubuh, dan mengikuti semua persyaratan yang ada di negara bagian dan lokal.
Orang dianggap divaksinasi penuh dua minggu setelah dosis kedua, yaitu vaksin Pfizer atau Moderna, atau dua minggu setelah vaksin Jhonson & Jhonson.
Baca juga: Makau Kembali Dibanjiri Wisatawan, Rekor Tertinggi Selama COVID-19
Wisatawan yang hanya divaksinasi sebagian, atau belum mencapai batas dua minggu setelah dosis akhir, mereka harus terus mengikuti rekomendasi CDC untuk orang yang tidak divaksinasi.
Sebelum CDC mengeluarkan aturan baru, orang Amerika sudah kembali melakukan perjalanan. Awak minggu ini, Transportation Security Administration (TSA) menunjukkan bahwa agenda telah menyaring lebih dari 1 juta wisatawan setiap hari selama 19 hari berturut-turut.
Maskapai penerbangan juga mengalami peningkatan permintaan, American Airlines mengatakan pada Senin pekan ini pemesanan hampir kembali ke tingkat sebelum pandemi.
Selain itu maskapai lain termasuk Southwest dan Delta mengatakan pemesanan di maskapai mereka mulai meningkat pada pertengahan Februari lalu.
Bulan lalu, CDC juga mengatakan orang yang sudah divaksinasi penuh juga dapat mulai berkumpul di dalam ruangan tanpa masker dengan orang yang sudah divaksin lengkap lainnya.
CDC mengatakan bahwa orang yang sudah divaksin lengkap memiliki resiko rendah terpapar infeksi Covid19.
Namun CDC tetap menyarankan untuk semua orang, baik yang sudah divaksin lengkap maupun yang belum divaksin lengkap, tetap menghindari kerumunan di pertemuan dalam ruangan yang besar. Serta tetap memakai masker,dan menjaga jarak, terlepas dari status vaksinasi.
(Salman Mardira)