Sudah lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 melanda Tanah Air. Meski demikian, masih ada saja persepsi yang keliru mengenai Covid-19 di masyarakat. Banyak yang mengatakan bahwa kelompok muda lebih kebal dan memiliki risiko yang lebih rendah untuk terpapar Covid-19.
Alhasil banyak kelompok muda yang justru menjadi mengabaikan protokol kesehatan yang berlaku. Lantas apakah persepsi tersebut benar?
Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid-19_ide, Rabu (31/3/2021), berisiko rendah bukan berarti tanpa risiko. Alhasil kelompok muda juga memiliki potensi yang sama untuk terinfeksi Covid-19.
“Orang-orang muda dan sehat tetap dapat terinfeksi Covid-19 atau varian-varian barunya. Walau terkadang tanpa gejala,” tulis unggahan tersebut.
Baca Juga : 5 Potret Seksi Ranty Maria Bikin Rayn Wijaya Jatuh Cinta
Mirisnya kelompok muda yang telah terinfeksi Covid-19 maupun varian barunya memiliki potensi untuk menularkan virus tersebut kepada orang lain yang lebih rentan. Salah satunya adalah orangtua dan kelompok lanjut usia (lansia).
Oleh sebab itu, ada baiknya masyarakat tetap waspada dan tidak menganggap remeh Covid-19. Tetap disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, selama beraktivitas agar terhindar dari penularan infeksi.
(Helmi Ade Saputra)