PANDEMI covid-19 bukan hanya menimbulkan masalah kesehatan fisik, tapi juga mental. Stres akibat mewabahnya virus corona ini menjadi hal yang banyak dialami masyarakat global.
Stres karena pandemi covid-19 tersebut memunculkan tren baru yaitu membuat perempuan lebih sering makan sembarangan dibanding pria. Hal uty terjadi karena perempuan mengalihkan rasa stresnya ke makanan, dan kelirunya tidak mengontrol kandungan penganan tersebut.
Baca juga: 7 Cara Sederhana Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19
Hasil studi itu sudah diterbitkan di jurnal Appetite belum lama ini. Diterangkan bahwa perempuan lebih banyak mengonsumsi makanan berkalori tinggi sebagai cara mengatasi stres dampak pandemi covid-19 dibandingkan pria. Makanan tinggi kalori yang dipilih kebanyakan sesuatu yang berlemak tinggi dan manis.
Menurut laporan laman New York Post, Senin (22/3/2021), studi tersebut menganalisis 31 warga New York yang terdiri dari 16 pria dan 15 perempuan. Mereka dipantau selama 14 bulan sebelum dan selama pandemi berlangsung. Studi mencatat apa pun yang mereka makan.
Baca juga: Waspada 6 Bahaya Kurang Tidur Selama Pandemi Covid-19
"Perubahan ini kemungkinan besar disebabkan keadaan seputar covid-19, termasuk tinggal lama di rumah saja, kecemasan tentang paparan virus, bahkan ketakutan akan kekurangan makanan," kata Allan Geliebter, psikologi dan ahli mekanisme asupan makanan di Departemen Psikiatri di Icahn School of Medicine.
Ia mengingatkan para perempuan untuk berhati-hati dalam memilih asupan kalori. Sebab ketika kebiasaan ini makin sulit dikontrol, risiko penyakit kardiovaskuler akan meningkat.
Baca juga: BPOM Yakin Aman, Vaksin AstraZeneca Bisa Dipakai di Indonesia
"Sebaiknya hindari menyimpan makanan berkalori tinggi di rumah dan mempertimbangkan untuk terlibat dalam aktivitas penghilang stres. Jadi ketika stres muncul, tidak mengalihkannya ke makan," terang Geliebter.
Studi ini diklaim menjadi yang pertama menganalisis asupan makanan terperinci selama terjadinya pandemi covid-19 secara global.
(Hantoro)