WHO Prediksi Covid-19 Jadi Endemi, Protokol Kesehatan Tetap Harus Diterapkan

Wilda Fajriah, Jurnalis
Senin 01 Maret 2021 14:26 WIB
Ilustrasi (Foto : Freepik)
Share :

Meski vaksin Covid-19 sudah tersedia, namun WHO dan beberapa ahli telah memprediksi bahwa penyakit yang disebabkan oleh virus corona itu akan berubah status dari pandemi menjadi endemi.

Karenanya, masyarakat diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup yang baru. Menghindari kerumunan, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, merupakan rutinitas yang harus dilakukan setiap hari.

"Endemik adalah apabila kita menemukan penyakit ini sepanjang tahun," ujar Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), akademisi, dan praktisi klinis Prof Ari Fahrial Syam saat dihubungi MNC Portal Indonesia pada Senin (1/3/2021).

Mengingat banyaknya wilayah yang terdapat kasus Covid-19 serta kasusnya yang meningkat, maka masyarakat akan terus hidup dengan protokol kesehatan sebagai bagian dari new lifestyle.

"Akan tetapi tingkatannya kan beda-beda. Terlebih jika herd immunity sudah terbentuk, tentu kasusnya akan semakin turun. Sehingga protokol kesehatan pun bisa disesuaikan," terangnya.

Baca Juga : 7 Gaya Wika Salim Pakai Tanktop Ketat Bikin Pria Susah Kedip

Baca Juga : Potret Yuni Shara Seksi Pakai Baju Ketat, Bodi Aduhai bak ABG!

Prof Ari Fahrial Syam pun juga mengibaratkan bahwa Covid-19 akan menjadi penyakit yang dapat dijumpai sepanjang tahun layaknya demam berdarah.

Saat cuaca buruk, maka nyamuk pun akan berkembang sehingga kasus demam berdarah yang terjadi akan meningkat. Hal ini pun juga berlaku untuk Covid-19. Dimana pada cuaca tertentu, virus corona bisa saja muncul sehingga kasusnya terjadi kembali.

"Karena pandemi ini sudah berhasil ditekan, maka kasusnya pun akan turun. Karenanya, Covid-19 pun bisa diprediksi akan menjadi endemik di masa mendatang," tutupnya.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya