PULAU Anak Krakatau berada di Selat Sunda, Lampung Selatan. Letaknya di antara Pulau Sertung dan Pulau Rakata Kecil atau Pulau Panjang. Anak Krakatau jadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan.
Gunung Anak Krakatau sudah berulang kali erupsi. Tapi, belum sedahsyat letusan induknya Gunung Krakatau pada 1883.
Baca juga: Geopark Belitung Diyakini Segera Diakui UNESCO
Meski punya gunung api aktif, Pulau Anak Krakatau tetap mengagumkan. Tertarik berwisata ke Anak Krakatau? Ini sederet aktivitas yang bisa dilakukan :
1. Mendaki Gunung Anak Krakatau
Pendakian Gunung Anak Krakatau harus melewati hutan lebat dulu, tapi sampai ke atas terlihat pemandangan indah dengan hamparan laut biru dan batuan vulkanik merah berpori apokaliptik yang berjatuhan dari kawah jauh ke dalam laut.
Ketika sampai ke puncak Gunung Anak Krakatau, akan terlihat gugusan pulau-pulau hijau di sekitar Krakatau.
Gunung Anak Krakatau (BNPB)
Gunung Anak Krakatau masih berstatus waspada atau level II, tapi pengelola tur dari Krakatau Tour mengatakan pulau itu masih aman dikunjungi.
Baca juga: Air Terjun Toroan, Wisata Alam yang Lagi Hits di Madura
“Krakatau sekarang lagi actif dan ini masih hal yang wajar karena namanya gunung berapi, cuma di level masih 2 kecuali udah lebih 3 baru tidak bisa landing di Anak Krakatau, sekarang ini kita masih bisa landing dan naik ke anak Krakatau,” kata pihak Krakatoa Tour saat dikonfirmasi Okezone.
2. Snorkeling di sekitar Krakatau
Perairan sekitar Kepulauan Krakatau punya alam bawah laut yang indah dan asyik buat snorkeling di dekat bebatuan vulkanik. Spot snorkeling ada di sekitar Cabe Lagood dan Pulau Rakata. Bisa diakses dengan perahu dari Anak Krakatau.
Sekitar pulau ini ada terumbu karang, anemon, bintang laut, dan aneka ikan.
3. Menyisir perairan
Aktivitas lain bisa dilakukan adalah menyusuri perairan sekitar Kepulauan Krakatau dengan peruhu. Melintasi sekitar Anak Krakatau akan terlihat batu lava hitam asli dan sisa letusan terakhir gunung tersebut.
Kemudian hamparan indah laut biru dengan batu karang cantik. Burung fregat dan ikan terbang sesekali juga terlihat. Lumba-lumba juga sering muncul di perairan ini.
4. Mengexplore pulau
Pulau Krakatau masih satu dengan kawasan Konservasi Ujung Kulon. Jadi bisa juga sekalian menjelajahi pulau-pulau di sekitar Ujong Kulon seperti Pulau Peucang dan Pulau Handeleum.
Bisa trekking menuju Karang Copong (utara pulau Peucang) melewati hutan primer atau melihat pohon-pohon besar seperti Ficus atau Liana. Kawasan konservasi tersebut juga banyak satwa liar.
Selain itu juga bisa menjelajahi Sungai Cigenter di Pulau Handeleum dengan kano, menikmati panorama hutan.
(Salman Mardira)