Hari ini, Selasa 2 Februari 2021 Indonesia menerima kembali kedatangan vaksin Covid-19 yang dikirimkan oleh PT. Sinovac dari China.
Untuk pengiriman vaksin yang tiba di bandara internasional Soekarno Hatta sekitar pukul 09:30 WIB tadi, Sinovac kali ini mengirimkan vaksin dengan total sebanyak 11 juta, dengan rincian 10 juta dosis vaksin sudah jadi dan 1 juta dosis berbentuk bahan baku alias setengah jadi yang nantinya akan diolah oleh PT Bio Farma menjadi produk vaksin jadi.
Dari keterangan Bambang Heriyanto, selaku juru bicara vaksinasi Bio Farma, bahan baku vaksin yang diterima Indonesia hari ini merupakan bagian dari bahan baku vaksin yang totalnya mencapai 141 juta dosis.
“Bahan baku yang sudah kita terima hari ini merupakan bagian dari bahan baku yang didatangkan oleh Sinovac, sebanyak 141 juta dosis untuk tahun 2021,” ujar Bambang, dikutip dari siaran langsung akun channel Youtube Sekretariat Presiden RI, Selasa (2/2/2021).
Untuk pengirimannya pun, dikatakan Bambang, sudah dilakukan percepatan sekitar 4 bulan dari jadwal awal.
“Pengirimannya dilakukan bertahap hingga Juli 2021 nanti, yang mana ini sebelumnya direncanakan November 2021. Ini ada percepatan, maju hingga Juli 2021,” tutupnya.
Untuk bahan baku gelombang pertama atau tahap ke-3 dari seluruh vaksin yang telah datang, dengan total 15 juta dosis. Diketahui mulai diproses di Bio Farma sejak 14 Februari dengan target produksi sekitar 13 batch atau setara dengan 13 juta dosis.
Sejumlah 15 juta dosis diperkirakan akan selesai produksi pada tanggal 11 Februari 2021. Untuk vaksin yang baru datang hari ini, akan diproses pada 13 Februari dan diharapkan akan selesai pada 20 Maret 2021.
(Dyah Ratna Meta Novia)