Ini Alur GeNose Test yang Akan Diterapkan untuk Penumpang Kereta

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Selasa 02 Februari 2021 07:15 WIB
GeNose Test akan diterapkan untuk penumpang kereta jarak jauh. (Foto: Kemenristek)
Share :

GENOSE Test yang berfungsi mendeteksi covid-19 akan diberlakukan untuk penumpang kereta jarak jauh mulai 5 Februari 2021. Alat ini akan ditempatkan di sejumlah stasiun. Tujuannya dalam rangka mewujudkan transportasi yang sehat dan aman di masa pandemi virus corona.

Rencana penerapan GeNose Test ini dikhususkan bagi pengguna kereta jarak jauh, kemudian akan tersedia di stasiun yang telah ditentukan di wilayah Jakarta dan Yogyakarta. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui GeNose Test.

Baca juga: Satgas Covid-19 Izinkan Penggunaan GeNose bagi Penumpang Kereta Api Jarak Jauh 

Peneliti GeNose, dr Dian K Nurputra MSc PhD SpA, mengatakan GeNose pada dasarnya adalah alat berbasis artificial inteligence (AI) yang menggunakan database untuk membaca suatu data. Cara kerjanya juga berbeda, yakni menggunakan embusan napas.

"Yang harus dilakukan para penumpang adalah puasa dulu. Tidak makan atau minum kurang lebih 1 jam sampai 30 menit sebelum diperiksa. Nantinya penumpang akan mendapatkan kantong yang terbuat dari plastik untuk diembuskan napas," tutur dr Dian dalam live Instagram bertajuk 'Kenapa GeNose' di akun Kementerian Perhubungan, Senin 1 Februari 2021.

Baca juga: 9 Manfaat Buah Kelengkeng untuk Kesehatan, Bisa Cegah Penyakit Kronis Lho 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa para penumpang nantinya mengembuskan dan menarik napas sebanyak dua kali sebelum memasukkan udara ke dalam kantong tersebut. Kantong itu hanya digunakan sekali pakai sehingga tidak ada kontaminasi silang antara penumpang satu dengan lainnya.

"Nanti napas yang diembuskan dikunci dalam kantong dan akan dideteksi di alat GeNose. Dari pemeriksaan napas hingga mengeluarkan hasil rata-rata membutuhkan waktu sekira 3 menit," lanjutnya.

Sekadar diketahui, pada ujung kantong napas yang bersentuhan dengan mulut penumpang akan masuk ke hepafilter. Tujuan hepafilter ini agar napas dari orang yang satu dengan orang lain menjadi tidak terkontaminasi.

"Hepafilter ini akan diganti setiap 100 sampai 150 kali pakai, atau saat ada orang yang dinyatakan terinfeksi covid-19," tuntasnya.

Baca juga: Teh Melati Sudah Dikonsumsi Zaman Dahulu, Ternyata Ini Khasiatnya 

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya