Peneliti Tegaskan GeNose Tidak Bisa Gantikan Peran PCR Test

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Selasa 02 Februari 2021 05:45 WIB
GeNose alat pendeteksi covid-19 melalui embusan napas. (Foto: UGM)
Share :

GENOSE yang merupakan alat untuk mendeteksi covid-19 akan diberlakukan di stasiun kereta api jarak jauh mulai 5 Februari 2021. Keputusan ini diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan dalam rangka mewujudkan transportasi yang sehat dan aman di masa pandemi virus corona.

Kemenhub menerbitkan petunjuk teknis untuk meminimalisasi persebaran covid-19 di sektor transportasi, salah satunya di perkeretaapian. Keputusan ini diterbitkan dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2021.

Baca juga: Kenali Gejala Burnout karena WFH, Jangan Sampai Malah Jadi Stres 

Alhasil saat ini banyak masyarakat yang bertanya apakah fungsi GeNose Test yang sebenarnya? Apakah uji tersebut dapat menggantikan PCR Test yang menjadi gold standard diagnosis covid-19?

Peneliti GeNose, dr Dian K Nurputra MSc PhD SpA, mengatakan GeNose tidak bisa menggantikan peran PCR Test. Pasalnya, GeNose memiliki komparasi berbeda dengan PCR Test.

"Alat ini tidak bisa dibandingkan dengan PCR, karena memiliki komparasi berbeda," jelasnya.

Ia menerangkan, pada dasarnya GeNose adalah alat berbasis artificial inteligence (AI) yang menggunakan database untuk membaca suatu data.

Baca juga: Stres karena Pandemi Jangan Lari ke Narkoba, Ini 5 Cara Tetap Waras 

"Saat ini GeNose digunakan untuk skrining, jadi secara cepat GeNose bisa menemukan orang terduga positif dan nanti akan diarahkan untuk PCR Test," terang dr Dian dalam live Instagram 'Kenapa GeNose' di akun Kementerian Perhubungan, Senin 1 Februari 2021.

Dia melanjutkan, ke depannya GeNose tidak menutup kemungkinan bisa menjadi salah satu alat diagnosis untuk memastikan covid-19. Sebab, makin lama dimasukkan database maka akan makin pintar pula GeNose.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya