Pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda membuat masyarakat semakin khawatir dan takut. Oleh sebab itu penerapan Testing, Tracing dan Treatment (3T) sangat diperlukan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Tanah Air.
Hal penting dari langkah pertama yakni testing adalah ketersediaan alat dan berbagai penunjang untuk menguji hasil sampel yang diambil dari masyarakat. Oleh sebab itu peran laboratorium biomolekuler sangat penting dalam upaya menghadapi pandemi Covid-19.
Ketua Satgas Internal Covid-19 sekaligus Kepala Laboratorium Biomolekuler Rumah Sakit Royal Progress, Dr. dr. Latre Buntaran , SpMK(K), menjelaskan betapa pentingnya peran laboratorium biomolekular untuk memeriksa hasil swab masyarakat yang terindikasi Covid-19.
“Untuk pengambilan dan pemeriksaan test swab dengan metode RT-PCR secara massal di dukung oleh teknologi dari Jerman dengan mesin dan reagen berlabel CE dan IVD. Kami memastikan sampel-sampel yang dikerjakan di laboratorium biomolekular memiliki kualitas terbaik dengan sensitivitas dan spesifitas yang tetap terjaga,” terang dr. Latre, dalam Press Conference Peresmian Laboratorium Biomolekular, Jumat 18 Desember 2020.
Baca Juga : Ini Perbedaan Tes PCR dan Antigen untuk Deteksi Covid-19
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak khawatir dalam melakukan test apabila terindikasi Covid-19, sebab analisis di laboratorium biomolekular dilakukan melalui seleksi yang ketat, pelatihan dan uji kompetensi, serta diberi sertifikat.
“Hal ini untuk memastikan proses pengambilan sampel swab, penyimpanan sampel, proses sampel dengan mesin dan reagen sampai melaporkan hasil ke dokter spesialis konsultan mikrobiologi klinik dilaksanakan sesuai dengan good laboratory practice yeng mengacu pada standar internasional,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)