Mematuhi protokol kesehatan atau 3 m, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak adalah hal yang lenting di masa pandemi Covid-19. Masyarakat pun diminta untuk menjaga kebersihan, yakni dengan membawa hand sanitizer kemanapun agar bisa dipakai sewaktu-waktu.
Namun tahukah Anda, bahwa menyimpan hand sanitizer ini tidak boleh sembarangan lho. Misalnya terlalu lama di bawah paparan sinar matahari, serta menyimpannya di dalam mobil.
Dilansir dari Mirror, Kamis (10/12/2020), terlalu lama menyimpan hand sanitizer di dalam mobil perlu dihindari, karena akan memengaruhi kadar alkohol yang ada di dalamnya.
Associate Professor Florida Gold Coast University, Dr Greg Boyce mengatakan, alkohol yang bisa membasmi virus ini akan cepat menguap jika terlalu lama disimpan di dalam mobil. "Sehingga efektifitas hand sanitizer diperuntukan mencuci tangan menjadi kurang ampuh."
Hal ini disebabkan alkohol merupakan bahan aktif, oleh karena itu Anda jangan sampai sembarangan menyimpannya. Hand sanitizer yang hangat juga bisa mengiritasi kulit Anda.
Bukan hanya itu saja, jika Anda membiarkan hand sanitizer terlalu lama panas akan merusak bagian mobil itu sendiri.
Insinyur Ford telah melakukan penelitian tentang hal tersebut, bahwa bahan dalam pembersih (hand sanitizer) dapat menyebabkan permukaan interior mobil Anda aus sebelum waktunya, dan menyebabkan kerusakan lainnya.
Baca juga: Sebelum Meninggal, Model Azka Aurada Ungkap Berjuang Lawan Sakit
Sebaiknya hand sanitizer disimpan di tempat yang sejuk. Hindari paparan sinar matahari yang terlalu lama, karena akan merusak kandungan pembersih itu sendiri.
(Dyah Ratna Meta Novia)