WILAYAH Madura, Jawa Timur tak hanya dikenal dengan budaya karapan sapi atau kulinernya saja. Namun, juga memiliki keindahan alam nan eksotis. Salah satunya yakni wisata Boekit Tinggi Daramista yang menyuguhkan panorama alam Madura dari ketinggian.
Objek wisata yang berada di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura itu kini mulai digandrungi wisatawan. Di sana, pengunjung dapat menikmati pemandangan Sumenep dari ketinggian maupun berswafoto alias selfie di beberapa spot yang instagenic.
Boekit Tinggi Daramista menjadi salah satu ikon wisata alam yang cocok untuk keluarga maupun pasangan, karena memiliki suasana hangat serta romantis. Di sini pengunjung akan dimanjakan dengan lanskap Sumenep yang ciamik.
Pengunjung pun bisa merasakan semilir angin yang berhembus dari ketinggian Bukit Tinggi Daramista. Tak hanya itu, di sini terdapat aneka spot berlatar menarik yaitu rumah pohon, jembatan kayu di atas ketinggian serta arena permainan sepeda udara.
(Foto: Instagram/@visitsumenepcom)
Baca juga: Labuan Bajo Jadi Destinasi Pertama Simulasi Protokol 3K
Adapun gardu yang tersedia berfungsi sebagai tempat melihat pemandangan hijau alam dari ketinggian. Pengunjung bisa menikmati wisata alam ini tak hanya di pagi hari saja, melainkan sore hari atau malam hari. Pemandangan sore hari, Anda bisa melihat senja di atas bukit.
Waktu malam tiba pun, tempat ini terlihat unik karena banyaknya lampu yang berkelip mengitari sekitar wisata Boekit Tinggi Daramista. Tak perlu khawatir, untuk menikmati wisata alam nan indah ini Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp15.000 saja.
Adapun fasilitas penunjang untuk para pengunjung yang datang. Di antaranya gazebo di atas bukit, warung, tempat parkir, toilet serta camping ground. Jadi, tak perlu khawatir jika Anda ingin bermalam di wisata ini.
"Ini pertama kali liburan bersama keluarga di alam terbuka, lantaran adanya Covid 19 yang mengharuskan untuk di rumah saja. Wisata ini sangat cocok untuk keluarga karena bisa menikmati pemandangan serta serunya wahana permainan di sini," ucap salah satu pengunjung, Supriyadi, dikutip dari channel YouTube Buletin iNews, Jumat (13/11/2020).
Pengelola Boekit Tinggi Daramista, Fathi Ridla menjelaskan, yang menjadi pembeda Boekit Daramista dari wisata lainnya ialah infrastruktur masa klasik yang disajikan.
"Adapun perbedaan dari wisata ini dengan yang lain yakni ada semacam khas lokal serta ciri-ciri infrastruktur masa klasik atau masa yang masih dilestarikan, namanya Kampung Gua, " ujarnya.
Untuk menuju lokasi ini Anda hanya perlu memakan waktu tempuh sekitar 30 menit dari Kota Sumenep. Namun, disarankan untuk tidak menggunakan kendaraan roda empat karena medan yang ditempuh cukup sulit, dengan kontur menanjak dan melewati areal persawahan. Destinasi wisata ini buka setiap hari mulai pukul 06.00-22.00 WIB.
(Rizka Diputra)