MUNTOK dikenal sebagai kota sejarah di Kepulauan Bangka Belitung, yang menyimpan banyak bukti peninggalan para tokoh bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Seperti Wisma Ranggam atau Pesanggrahan Muntok, tempat tinggal Presiden pertama Indonesia Soekarno dan sejumlah tokoh bangsa lainnya. Bangunan ini adalah tempat terjadinya serah terima surat kuasa kembalinya pemerintah Republik Indonesia ke Yogyakarta dari Soekarno ke Sultan Sri Hamengkubuwono IX.
Wisma Ranggam terletak di tengah pemukiman penduduk Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Di halaman depan terdapat tugu yang prasastinya ditandatangani oleh Muhamamd Hatta, pada 17 Agustus 1951.
Baca juga: Maknai Hari Pahlawan, Yuk Kunjungi 4 Wisata Sejarah di Jakarta Ini
Bangunan kuno berdinding tinggi dengan arsitektur bergaya Eropa, masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan ini dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda pada 1890, sebagai tempat peristirahatan pegawai perusahaan timah Belanda kala itu, Banka Tinwinning Berdrijf.
Di sinilah tempat beberapa tokoh bangsa pernah tinggal saat mereka diasingkan oleh pemerintah Hindia Belanda, seperti sang Proklamator Kemerdekaan Soekarno, Menteri Luar Negeri Kiai Haji Agus Salim, Wakil Perdana Menteri M Roem, Menteri Pengajaran Ali Sastroamidjojo, dan beberapa tokoh lainnya pada kurun waktu 1948 hingga 1949.
Beberapa ruangan di dalamnya yang pernah menjadi kamar Soekarno dan tempat tidurnya masih tersusun rapi seperti dahulu, lengkap dengan lemari pakaian. Temasuk kamar para tokoh lainnya.
Baca juga: Menikmati Pesona Surga Tersembunyi di Desa Pariangan, Sumatra Barat
Persis di tengah-tengah ruangan terdapat tempat pertemuan para tokoh bangsa dalam merumuskan ide-ide para pemimpin saat itu untuk tercapai pengakuan kemerdekaan Indonesia. Ada sebuah mesin ketik di antara meja panjang di ruangan ini. Lokasi ini jadi tempat wisata sejarah sekarang.
“Selama ini yang kami tahu (bangunan ini) hanya tempat pengasingan, ternyata pengakukan kemerdekaan (Indonesia) dicapai oleh para pemimpin saat diasingkan di sini,” kata Alfani, Pengurus Pesanggrahan Muntok, Selasa (10/11/2020).
“Kami juga baru tahu pengasingan utuh dengan kabinetnya lengkap itu berada di pesanggarahannya kita. Jadi sangat berarti nilai sejarah bagi bangsa. Pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan itu didapat dari diplomasi.”
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, di Wisma Ranggam ini lah terjadi terjadinya serah terima surat kuasa kembalinya pemerintah Republik Indonesia ke Yogyakarta dari Soekarno ke Sultan Sri Hamengkubuwono IX.
“Tempat ini adalah tempat sejarah kemerdekaan Indonesia di mana pernah dibahas di Pesanggararahan ini oleh bung Karno, bung Hatta, Sutan Syahrir dan kawan-kawan lainnya. Banyak hal yang mereka perbuat di sini,” kata Erzaldi.
“Inilah sejarah awal perjuangan kemerdekaan di saat mereka kembali ke Yogya dan menyusun perjuangan.”
Wisman Ranggam merupakan pemberian nama dari PT Timah. Sedangkan nama yang sesuai dengan sejarahnya yaitu Pesanggarhaan Muntok Banka Tinwinning. Bangun ini termasuk dalam cagar budaya daerah.
Pesanggarhaan Muntok bisa diakses lewat perjalanan darat sekitar 3 jam dari Kota Pangkalpinang dengan jarak tempuh sekitar 130 kilometer.
(Salman Mardira)