Sate merupakan makanan yang digemari oleh masyarakat. Sate bisa dihidangkan dengan bahan daging ayam maupun daging sapi.
Anda yang pernah menyantap sate, mungkin sering melihat bagian yang gosong pada sate. Sate gosong disukai beberapa orang, karena terasa garing ketika digigit.
Akan tetapi, sate gosong ini memiliki dampak yang tidak bagus untuk tubuh.
Senyawa dalam sate gosong, baik itu daging sapi atau kambing dapat menyebabkan kanker. Menurut National Cancer Institute, memanggang daging sampai gosong menyebabkan pembentukan amina heterosiklik (HCA), hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dan produksi reaksi Maillard seperti akrilamida (AA) atau lanjutan akhir produk glikasi (AGEs).
HCA dan AGEs terbentuk ketika asam amino, gula dan creatine dalam daging bereaksi pada suhu tinggi. PAH terbentuk ketika lemak daging terbakar.
Reaksi produk Maillard adalah bagian gosong, zat yang dihasilkan oleh reaksi dari gula dan asam amino ketika daging dan makanan lainnya dimasak dengan memanggang atau membakar.
National Cancer Institute melaporkan, HCA, PAH dan akrilamida telah terbukti menyebabkan kanker pada hewan uji coba laboratorium. Sejumlah studi epidemiologi juga telah dilakukan untuk menunjukkan hubungan antara konsumsi daging gosong dengan kanker.
Jadi, jika Anda enggan mengahadapi risiko bahaya sate gosong, jangan membakar terlalu lama.
Baca juga: 3 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Jelang Pernikahan
(Ahmad Luthfi)