Penelitian mengenai obat Covid-19 terus dilakukan. Fakta terbaru menjelaskan bahwa batang nanas diharapkan bisa menjadi solusi dari penyelesaian masalah global ini.
Ya, Profesor sekaligus Dokter Spesialis Kanker David Morris dari RS St. George di Sydney, Australia, belum lama ini mengeluarkan laporan mengenai obat BromAc yang dianggap bisa jadi solusi Covid-19. Obat antikanker tersebut dipercaya efektif juga untuk pasien Covid-19.
Menurut laporan New York Post, peneliti percaya bahwa perawatan dengan obat BromAc yang terbuat dari enzim batang nanas bernama Bromelain itu dapat menghentikan virus corona yang menyerang saluran pernapasan pasien. Enzim di dalam batang nanas itu pun dinilai mampu meredakan badai sitokin yang terjadi pada tubuh pasien Covid-19.
Penelitian ini diketahui baru akan dilakukan bulan depan, September. Subjek penelitian berasal dari pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit wilayah Melbourne.
Sebelumnya, BromAc telah diujicobakan pada 36 pasien kanker dan didapati hasil yang positif. Nah, pada pemanfaatan pasien Covid-19, BromAc akan diterapkan pada alat semprot hidung dengan tujuan langsung menyasar penyebaran virus yang ada di area tersebut.
"Semprotan hidung digunakan para peneliti untuk menghentikan penyebaran virus ke tenggorokan dan paru-paru pasien," tulis laporan tersebut. Para peneliti pun berharap bahwa obat semprot ini bisa digunakan untuk tata laksana pertama pasien Covid-19 untuk menghentikan keparahan lebih lanjut.
Baca Juga : Liburan ke Labuan Bajo, Asyiknya Salmafina Sunan Berjemur Pakai Bikini
Peneliti menambahkan bahwa hasil riset memperlihatkan data bahwa lonjakan virus SARS-CoV2 di tubuh pasien Covid-19 berkurang setelah penggunaan obat semprot ini.
"Kami berharap, hasilnya akan menunjukkan bahwa pengobatan yang langsung ke area hidung ini dapat membantasi virus masuk terlalu jauh ke dalam tubuh serta mencegah infeksi paru-paru. Pada akhirnya, obat ini diharapkan mampu menghentikan pasien yang terinfeksi agar tidak menularkan virus hidup ke orang lain," tutur Morris.
(Helmi Ade Saputra)