Hari Hepatitis Sedunia, Pandemi Covid-19 Turunkan Angka Pasien Hepatitis A?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 28 Juli 2020 15:05 WIB
Ilustrasi tes hepatitis A (Foto : Shutterstock)
Share :

Hari Hepatitis Sedunia dirayakan setiap tanggal 28 Juli. Di momen ini, seluruh dunia melakukan peningkatan kesadaran mengenai hepatitis, mulai dari pencegahan, diagnossis, hingga pengobatan.

Di sisi lain, Hari Hepatitis Sedunia tahun ini dirayakan di tengah pandemi Covid-19. Ada sesuatu yang berbeda tentunya, salah satunya adalah dampak dari pandemi itu sendiri.

Diterangkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Dr. dr. Irsan Hasan, SpPD-KGEH, FINASIM, pandemi Covid-19 ternyata memberi dampak baik pada penyebaran virus yang menyebabkan Hepatitis A.

Hal ini berkaitan dengan kesadaran masyarakat untuk tidak mengonsumsi sembarang makanan meningkat efek pandemi. Hepatitis A sendiri merupakan penyakit infeksi hati yang biasa disebabkan oleh makanan kotor atau makanan yang terpapar virus.

"Hepatitis A itu disebabkan oleh makanan, bisa karena makanan pinggir jalan atau makanan yang tidak higienis. Nah, di tengah pandemi ini masyarakat semakin banyak yang makan di rumah dan dengan begitu, kualitas makanan terjadi," paparnya saat Webinar Kementerian Kesehatan, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga : 5 Pose Dokter Gigi Cantik Nina Agustin Tanpa Baju APD Fashionable, Kece Lho

Dengan adanya tren tersebut, dr Irsan meyakini bahwa terjadi penurunan angka penderita pasien Hepatitis A. "Karena pandemi ini, angka kasus Hepatitis A saya yakini turun sih," terangnya.

Perlu Anda ketahui, Hepatitis A itu cukup mudah dialami seseorang. Karena itu, menjaga asupan makanan bersih menjadi keharusan setiap masyarakat.

Ada tiga tahapan yang dialami pasien Hepatitis A sampai akhirnya dia didiagnosa penyakit tersebut. Dikutip dari Kementerian Kesehatan, berikut tiga tahapan tersebut:

1. Fase Pre Ikterik

Pada fase ini seorang penderita akan merasa tidak enak badan, anoreksia, nyeri kepala, demam menggigil, diare, mual muntah, sakit perut, nyeri badan, urin berwarna pekat menyerupai teh, dan feses berwarna gelap.

2. Fase Ikterik

Pada fase kedua seseorang akan merasakan demam, timbul warna kuning pada tubuh, sklera dan kulit tampak kuning seperti kuning jeruk, warna urin pekat selama beberapa hari. Ikterus terjadi hingga 2 minggu dan berkurang setelah 4-6 minggu.

3. Fase Konvalesens

Fase ini biasanya terjadi setelah 6-8 minggu. Beberapa cirinya adalah kurangnya inflamasi, terjadinya regenerasi sel, nafsu makan membaik, hilangnya ikterus, urin dan feses kembali normal.

Lama inkubasi virus Hepatitis A ini sekira 10-50 hari. Namun, rata-ratanya adalah sekitar 28 hari. Lamanya periode inkubasi dipengaruhi oleh kadar virulensi. Menurut World Health Organization (WHO) terdapat 1,4 juta pasien Hepatitis A di seluruh dunia setiap tahunnya.

Namun, kabar baiknya penderita Hepatitis A sebagian besar dapat mengalami penyembuhan sendiri dengan risiko kematian yang sangat kecil sebesar 0,1-0,3 persen.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya