PUNYA bayi atau anak balita yang sukanya berteriak? Jangan pusing dulu, Moms, teriakan balita tersebut punya arti masing-masing loh.
Tentunya sebagai orangtua, kamu harus bisa mengatasi bila menghadapi si kecil yang suka berteriak. Teriakan balita tersebut bukan hanya menandakan dia sedang jengkel, tapi juga ada yang senang.
Merangkum dari Asia One, Senin (20/7/2020), yuk kenali lima tipe teriakan balita yang harus kamu pahami. Berikut ulasan selengkapnya yang bisa Anda simak.
Menjerit karena kesenangan
Salah satu cara balita dalam mengekspresikan kesenangan mereka adalah dengan berteriak bercampur dengan senyum dan tawa. Nah jika balita mendadak melakukan hal ini di tempat publik dan mengganggu kenyamanan masyrakat lainnya, hal yang bisa dilakukan adalah mengangkatnya dan menepuk punggungnya dengan lembut. Beri tahu mereka agar tidak terus berteriak di tempat umum.
Baca Juga: ISPA dan Diare, Penyakit yang Paling Sering Dialami Balita
Mencari perhatian
Saat orangtua sedang sibuk, maka anak biasanya berteriak-teriak atau menangis untuk mencari perhatian. Jika sudah seperti ini maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengangkat mereka dan gosok perlahan bagian punggungnya sambil memberikan ciuman pada pipi dan dahinya. Jangan lupa untuk memberikan senyuman kepada mereka.
Rasa penasaran
Sebagian balita ada yang sengaja membuat suara keras karena ia ingin tahu tentang jeritannya sendiri dan memuaskan rasa penasarannya. Jika sudah begini kamu harus membuat anak tersebut sibuk dengan mainannya sendiri. Berikan dia permainan yang seharusnya tidak membuatnya berteriak dan berikan dia hadiah dengan pelukan erat dan mencium pipinya apakah berhasil melakukannya.
Berkomunikasi
Balita biasanya susah untuk mengekspresikan dirinya sendiri. Oleh sebab itu, ia suka menjerit-jerit dan hal ini diidentifikasikan dengan perubahan sikap dan tempramennya. Jika sudah begini, hal yang bisa dilakukan adalah menghibur anak dengan memeluknya dan menggosok bagian punggungnya. Cobalah untuk tidak memperhatikan jeritan tetapi untuk memahami apa yang ingin mereka komunikasikan.
Kelebihan energi
Balita penuh energi dan mereka harus melampiaskannya dengan satu cara yakni dengan menjerit. Yang harus dilakukan dilakukan orangtua adalah keluarlah dan dan ajak berjalan-jalan anak. Kamu juga bisa mengunjungi taman, tempat ia dapat membakar energi ekstra.
(Dewi Kurniasari)