Arena Berenang Jadi Favorit Anak, Amankan dari Covid-19?

Wilda Fajriah, Jurnalis
Jum'at 19 Juni 2020 10:06 WIB
Ilustrasi. (Freepik)
Share :

SEJAK Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) transisi diterapkan, tempat rekreasi pun diizinkan beroperasi kembali. Terlebih, sesaat lagi libur anak sekolah akan segera tiba.

Tempat rekreasi yang digemari anak-anak adalah kolam renang. Namun, di masa pandemi Covid-19 ini apakah berenang berisiko terhadap penularan virus corona?

Profesor Teknik Lingkungan di Fakultas Teknik Universitas Michigan Krista Wigginton mengatakan, virus corona tidak menyebar melalui air. Yang dikhawatirkan oleh para ahli justru virus yang diekskresikan dalam urin dan feses yang kemudian secara tidak sengaja tertelan oleh perenang.

Baca Juga: Cara Membuang Masker Bekas agar Tak Tularkan Covid-19 ke Orang Lain

Melansir Business Insider Jumat (19/6/2020), ada tiga alasan utama mengapa berenang tidak berisiko tertular virus corona. Pertama, penyakit pernafasan bukan ditularkan melalui air. Virus menyebar dan melayang di udara. Begitu virus terkontaminasi dengan air, virus tersebut akan melebur sehingga tidak lagi menjadi masalah.

"Secara umum, patogen pernafasan tidak bertahan di air," kata Joseph Eisenberg, Ketua Departemen Epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Michigan.

Kedua, seseorang berisiko terkena virus karena menghirupnya, bukan menelannya seperti perenang yang tidak sengaja menelan air kolam. Ia mengatakan, dua alasan tersebut sudah cukup untuk menyatakan bahwa berenang di air tawar dan asin adalah aktivitas yang relatif aman.

Terlebih, jika air di dalam kolam renang dicampur dengan klorin, kemungkinan besar virus corona tak lagi mengancam.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, tidak ada bukti bahwa virus yang menyebabkan COVID-19 dapat menyebar ke orang-orang melalui air di kolam, kolam air panas, spa, atau area bermain air. Namun ada kebiasaan yang harus diterapkan saat berenang di masa pandemi Covid-19.

Teruslah jaga jarak dan hindari berkerumun. Terlebih lagi jangan berlama-lama di ruang ganti dan jangan memaksa diri jika situasinya ramai.

Bahkan Profesor Lingkungan Krista Wigginton dari University of Michigan's College of Engineering mengatakan, berenang dapat menimbulkan risiko, jika Anda tidak menjaga jarak dengan perenang lainnya. Apalagi kalau Anda berenang dengan durasi yang lama.

Agar tetap aman, lanjut Krista, tetap jaga jarak dengan orang lain. Karena saat berenang Anda tidak menggunakan masker. Cara terbaik adalah tetap bergerak dan berpindah secara aktif ketika berenang dan menghindari kerumunan perenang lain.

Bahkan, akan lebih baik jika Anda berenang di kolam outdoor. Karena virus lebih suka berada di ruang tertutup, jadi usahakan untuk tidak berenang di kolam indoor ya.

Terakhir, akan lebih baik jika Anda menunggu ruang ganti hingga sepi. Karena biasanya di ruang ganti Anda sulit menerapkan physical distancing. Selain itu, di ruang ganti orang-orang juga tidak mengenakan masker. Usahakan agar tidak menyentuh gagang pintu atau shower agar tetap terlindung dari virus corona.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya