Pasien COVID-19 Makin Bertambah, Rumah Sakit Rujukan Ini Siapkan 210 Bed

Dewi Kania, Jurnalis
Kamis 14 Mei 2020 20:17 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

JUMLAH kasus pasien positif COVID-19 sudah tembus 16.006. Untuk mengantisipasi lonjakan pasien di DKI Jakarta saja sebanyak 13 rumah sakit yang telah disiagakan.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta tak hanya menunjuk rumah sakit pemerintah dalam menangani kasus COVID-19. Sebagian rumah sakit swasta pun ditunjuk untuk merawat pasien COVID-19 di ibu kota.

Hingga Kamis (14/5/2020), kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta sudah sebanyak 5.617 orang dengan 1.887 pasien dirawat di beberapa rumah sakit.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, rumah sakit harus berkomitmen dalam menanggulangi pandemi COVID-19. Semua sarana prasarananya harus didedikasikan untuk masyarakat agar mendapatkan layanan perawatan dan layanan pemeriksaan COVID-19.

“Penanganan yang cepat dan tepat dari tenaga medis serta fasilitas rumah sakit yang memadai adalah kunci dari kesembuhan pasien COVID-19," terang Anies, beberapa waktu lalu.

Anies menyatakan, pemerintah berharap pasien COVID-19 dapat segera ditangani sedini mungkin. Hal ini untuk meminimalisir penyebaran mata rantai COVID-19.

Anies mengatakan, sebanyak 13 rumah sakit di DKI Jakarta ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk menangani kasus COVID-19. Sisanya harus tetap siaga, mengingat masih tingginya jumlah pasien positif COVID-19 berada di wilayah DKI Jakarta.

Salah satu rumah sakit yang dipilih Pemprov DKI adalah Ciputra Hospital CitraGarden City, yang memiliki ruang isolasi dengan 210 bed untuk menangani pasien COVID-19.

Diakui Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata, pihaknya akan mengimbangi ketersediaan kapasitas rumah sakit rujukan dalam melayani pasien COVID-19 yang jumlahnya semakin meningkat.

Bahkan kesiapan ruang isolasinya telah dilengkapi dengan ruang ICU dan HCU yang dilengkapi dengan ventilator dan patient monitor. Lalu didukung pula oleh tenaga medis dengan alat pelindung diri (APD) yang jumlahnya memadai menggunakan standar WHO.

"Ruang isolasi ini bertekanan negative, steril dan aman," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya