MEMASUKI bulan Ramadan, umat muslim memang menjalani ibadah Puasa. Puasa, bukan hanya menekan atau bahkan membuang hawa nafsu, tetapi juga racun yang ada di dalam tubuh loh.
Puasa pun kerap dilakukan mereka yang hendak melakukan detoks, untuk mengeluarkan zat-zat jahat di dalam tubuh. Puasa bisa mengobati beberapa penyakit tertentu, misalnya radang sendi. Puasa juga membantu seseorang yang sedang sakit agar cepat pulih atau sembuh.
Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dkk menjelaskan, ada banyak manfaat puasa yang mungkin tidak banyak diketahui orang.
Ketika seseorang berpuasa tubuhnya akan beristirahat dan racun-racun akan dikeluarkan dari dalam tubuh, sehingga membantu memulihkan dengan cepat. Puasa juga sangat baik untuk mengubah tingkah laku.
Puasa juga dapat menghentikan kecanduan alkohol, rokok, dan junkfood yang bila tidak dihentikan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Untuk penyakit tertentu seperti diabetes yang sudah tergantung dengan insulin, tentunya tidak bisa berpuasa karena harus menggunakan insulin secara rutin.
Namun sebenarnya puasa bisa menghidupkan kembali zat insulin dalam tubuh. Untuk penyakit-penyakit seperti tubercolosis, radang sendi, pencernaan, lupus, dan penyakit kulit, maka puasa sangat membantu proses penyembuhannya.
Terdapat penelitian yang berkaitan dengan efek puasa terhadap menstruasi wanita seperti siklus reproduksi dan lainnya yang ternyata tidak memiliki perubahan apa pun dalam tubuh manusia. Semuanya tidak ada efek negatif dan positif.
Jadi, salah jika seseorang mengatakan bahwa puasa memiliki efek penyakit. Dijelaskan pula terkait penelitian pada hewan. Ketika hewan sakit, manusia tidak perlu memberinya makanan apa pun.
Puasa juga bisa meningkatkan masa hidup karena tugas dari alat-alat pencernaan beristirahat. Seperti pada hewan ketika berganti kulit juga mereka berpuasa agar bisa hidup lebih lama.
(Martin Bagya Kertiyasa)