SAAT berada di ruang publik pasti kamu akan dicek suhu badan dengan thermal gun. Langkah ini sebagai antisipasi untuk mencegah penularan virus corona atau COVID-19.
Mengingat demam itu menjadi salah satu gejala virus corona yang harus diwaspadai. Tak heran kalau banyak pihak menggunakan thermal gun untuk mengecek suhu badan normal.
Namun mungkin tak banyak orang tahu, berapa suhu bahan normal pada manusia. Tak ada salahnya kamu mengetahu berapa suhu badan normal pada manusia, seperti dilansir Okezone dari WebMD sebagai berikut.
Tidak semua suhu badan normal sama loh, Okezoners
Artinya, suhu badanmu berbeda dengan orang lain, meski statusnya sama-sama ditetapkan normal. Seorang dokter asal Jerman pada abad ke-19 lalu, telah menetapkan standar suhu badan normal adalah 37 derajat Celcius.
Namun, studi terbaru menyebutkan suhu normal kebanyakan orang adalah 36,7 derajat Celcius. Untuk orang dewasa, suhu badan normal, umumnya berkisar antara 36,1 derajat Celcius sampai 37,2 derajat Celcius.
Sementara untuk bayi dan anak-anak memiliki kisaran yang sedikit lebih tinggi yakni, 36,6 derajat Celcius hingga 38 derajat Celcius. Namun perlu diingat bahwa suhu badan seseorang tidak akan sama sepanjang hari.
Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor yakni, seberapa aktif Anda, usia, jenis kelamin, makanan atau minuman apa saja yang sudah dikonsumsi, hingga kondisi mensturasi bagi para kaum wanita.
Kalau demam berapakah suhu badannya?
Para ahli medis mengatakan, seseorang dengan suhu badan di atas 38 derajat Celcius, sudah dapat dianggap demam. Kamu pun mungkin sudah mengetahui, namun sebagian juga masih ada yang belum paham.
Ketika suhu badanmu menunjukkan angka 38 derajat Celcius, kamu bisa dikatakan demam. Atau bahkan ada juga seseorang yang demam dengan suhu badan 39 derajat Celcius. Nah, ini harus hati-hati ya.
Saatnya kamu istirahat di rumah, karena imunitas tubuhmu lemah. Terlebih, jika demam telah berlangsung selama lebih dari 3 hari, sebaiknya segera hubungi dokter.
Lakukanlah tindakan ini, bila Anda juga mengalami gejala-gejala seperti pembengkakan tenggorokan yang parah, muntah, sakit kepala, nyeri dada, leher kaku, atau ruam.
(Martin Bagya Kertiyasa)