BELAKANGAN para peneliti dunia menguji obat virus corona. Dari mulai Anti Retroviral (ARV) atau obat Chloroquine.
Namun kesepakatan bersama dalam penentuan obat untuk virus corona COVID-19 ini belum diperoleh hingga saat ini. Hal itu diungkapkan oleh Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.
Misalnya saja di China tengah menguji obat Chloroquine. Juga di Thailand, memilih obat ARV (antiretroviral) untuk mengobati pasien dengan virus corona.
“Berbagai uji coba sudah dilakukan, kayak China dengan obat Chloroquine atau Thailand dengan obat antiretroviral untuk terapi ini. Semua kasih gambaran baik, tapi masih belum jadi standar dunia," kata Yuri saat Press Conference, Kamis (19/3/2020).
Yuri juga menambahkan, hingga saat ini ahli virus di dunia, belum menemukan vaksin atau obat virus corona. Artinya, belum ada yang pas dengan standar dunia terkait pengobatan spesimen.
"Secara definitif obat pilihan COVID-19 belum didapatkan, begitu juga vaksin,” pungkasnya
(Dewi Kurniasari)