HARI ini satu orang pasien positif Virus Korona COVID-19 meninggal dunia. Pasien tersebut adalah Warga Negara Asing (WNA) yang berusia 53 tahun.
Juru Bicara Penanganan Korona COVID-19, Achmad Yurianto, menyebut sebelum dirawat di Rumah Sakit, pasien tersebut memang telah mengalami komplikasi penyakit faktor diabetes, hipertensi, hipertiroid dan salah satu yang berbahaya adalah Penyakit Paru Obstruktif Menahun atau PPOM.
Lantas apa itu PPOM atau yang biasa disebut Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). COPD adalah penyakit paru-paru yang umum, biasanya penderita COPD akan kesulitan bernapas.
Seperti dilansir dari medlineplus, ada dua bentuk utama COPD yakni bronkitis kronis, yang melibatkan batuk jangka panjang dengan lendir. Atau Emfisema, yang memiliki ciri kerusakan pada paru-paru seiring waktu. Tapi, kebanyakan orang dengan COPD memiliki kombinasi dari kedua kondisi tersebut.
Lantas, apa penyebab dari COPD? Berdasarkan data merokok adalah penyebab utama COPD. Semakin banyak seseorang merokok, semakin besar kemungkinan orang tersebut akan mengalami COPD. Meski demikian, ada orang yang merokok selama bertahun-tahun, tidak pernah mengalami COPD.
Selain itu, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, mereka yang bukan perokok juga bisa terkena. Biasanya mereka adalah orang yang kekurangan protein yang disebut alpha-1 antitrypsin, yang dapat mengembangkan emfisema.
Selain rokok, risiko juga terjadi dari paparan gas atau asap tertentu. Paparan asap rokok dan polusi dalam jumlah besar serta memasak tanpa ventilasi yang baik.
Sekadar informasi, pasien yang meninggal tersebut yakni pasien nomor 25, yang meninggal pukul 02 dini hari. Pasien ini, masuk RS sudah dalam keadaan sakit berat.
(Martin Bagya Kertiyasa)