Antisipasi Mencegah Korona COVID-19 Ketika Naik Transportasi Umum di Jakarta

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 09 Maret 2020 15:30 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)
Share :

SESEORANG yang selalu mengandalkan transportasi umum, harus benar-benar waspada terhadap penyebaran virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Sejumlah antisipasi dapat Anda lakukan, misalnya saat naik KRL Commuter Line, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, Lintas Rel Terpadu (LRT), juga Bus TransJakarta.

Wabah COVID-19 saat ini memang menghantui masyarakat di berbagai negara. Termasuk Indonesia, sejauh ini tercatat ada 6 orang positif COVID-19.

Khawatir boleh-boleh saja, namun tak perlu panik berlebihan. Anda tetap dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa, juga tak masalah jika ingin naik transportasi umum.

Agar tetap aman dan nyaman saat menumpang transportasi umum di tengah wabah COVID-19, kuncinya ialah melakukan antisipasi pencegahan korona dengan baik. Selanjutnya, bagaimana ya langkah antisipasi yang bisa dilakukan untuk meminimalisir pencegahan COVID-19 saat berada di transportasi umum? Ditulis Okezone, Senin (9//32020), ini dia ulasannya.

MRT


Sekarang pihak MRT Jakarta memberlakukan cek temperatur di setiap gate masuk di 13 stasiun MRT, dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI. Setiap penumpang yang suhunya lebih dari 37, artinya sudah mengalami demam dan tak diperbolehkan masuk menaiki MRT.

Cek suhu tubuh ini bisa jadi pengingat dan indikator Anda setiap hari, apakah suhu tubuh normal atau sudah demam, sehingga bisa jadi acuan apakah Anda perlu periksa ke klinik kesehatan atau tidak.

Langkah lainnya ialah dengan rajin mencuci tangan menggunakan hand sanitizer, sebelum dan sesudah naik MRT Anda bisa menggunakan menempatkan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) gratis, yang disediakan untuk para penumpang ditempatkan di titik-titik ramai penumpang, pada 13 stasiun MRT Jakarta. Pihak MRT Jakarta juga memberlakukan pembersihan secara intensif dan berkala, pada stasiun dan kereta dengan metode khusus.

TransJakarta


Untuk yang sehari-hari beraktivitas dengan menumpang Bus TransJakarta, pasti harus memegang handle atau pegangan tangan, saat berada di dalam bus. Sama dengan MRT, kini pihak TransJakarta telah menyediakan cairan sanitasi tangan (hand sanitizer) di 80 halte TransJakarta. Biasakan sebelum naik dan ketika turun dari bus, cuci tangan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan. Jika sedang sakit gunakan masker kesehatan, juga selalu perhatikan etika flu dan batuk.

Tutupi mulut dan hidung dengan siku dalam, bukan dengan tangan. Pihak TransJakarta juga melakukan pembersihan untuk tiap armada bus, saat sebelum dan sesudah perjalanan dengan disinfektan. Ditambah pembersihan memakai disinfektan pada gate di halte-halte.

LRT


Sama dengan MRT, moda transportasi LRT juga telah memberlakukan kepada setiap calon penumpang untuk dilakukan pengecekan suhu tubuh saat memasuki area stasiun, suhu tubuh melebihi 38 derajat Celsius tidak diperkenankan memasuki area LRT Jakarta.

Penumpang LRT juga bisa rutin membersihkan tangan, di tempat yang mudah diakses di seluruh stasiun LRT ada cairan pembersih tangan, yang mengandung alkohol 70-80 persen. Meskipun kereta LRT seluruh areanya sudah disemprot dengan disinfektan dan pencucian Automatic Train Wash Plant (ATWP) secara otomatis.

KRL Commuter Line

Nah buat Anda yang setiap hari naik kereta dan sedang sakit atau orang-orang lanjut usia, bisa pakai masker kesehatan yang diberikan gratis oleh pihak KRL Commuter Line. Rajin cuci tangan saat mobilitas dengan kereta api, dengan memanfaatkan hand sanitizer gratis yang ada di 80 Stasiun KRL.

Namun, karena antrean yang cukup padat, tetap disarankan untuk membawa hand-sanitizer pribadi. Selain itu, hindari meludah, batuk, dan bersin sembarangan baik di dalam kereta atau di sekitar peron.

Dari pihak KRL Commuter Line sendiri, setiap hari sebelum dan sesudah kereta beroperasi, kereta dibersihkan memakai cairan disinfektan, hingga seluruh sudut KRL selain ada petugas On Trip Cleaning (OTC), yang membersihkan rangkaian kereta yang sedang beroperasi.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya