Cerita Wanita Solo Traveling, Takut tapi Menantang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Sabtu 07 Maret 2020 15:26 WIB
Ilustrasi. Foto: Wonderlist
Share :

TRAVELING bisa menjadi cara untuk menghilangkan kepenatan dari rutinitas padat di kantor. Tapi apa jadinya jika traveling dilakukan seorang diri atau biasa disebut dengan solo traveling?

Salah seorang yang gemar melakukan solo traveling adalah Hana, ia merupakan pegawai swasta di Jakarta yang kerap mengambil jatah cutinya untuk melakukan perjalanan nan menyenangkan.

Kepada Okezone, Hana mengatakan gemar melakukan solo traveling karena memiliki benefit tersendiri bagi dirinya. Salah satu kota yang kerap dikunjunginya saat berlibur adalah Yogjakarta, padahal ia sama sekali tidak memiliki sanak-saudara di Kota Gudeg tersebut. Alasan efisiensi lah yang membuat Hana tertarik untuk melakukan solo traveling.

Ilustrasi. Foto: Istimewa

“Kalau solo traveling bisa terserah kemana saja perginya, selain itu bisa mengubah rencana perjalanan sebebasnya dan tidak perlu menunggu siapa saja. Kalau mau jalan ya tinggal jalan aja, tapi kalau lagi malas yaudah bisa menentukan tempat sesuka hati,” ucap Hana.

Menurut dia, kunci untuk menjadi solo traveling adalah mandiri dan berani. Namun Hana sendiri sebenarnya mempunyai rasa takut ketika berwisata sendirian.

“Kalau solo traveling kerap takut dalam melakukan beberapa kegiatan seperti ke kamar mandi atau menginap di tempat-tempat baru,” ucapnya.

Selain itu Hana juga membagikan cerita menjadi solo traveling sebenarnya menantang. Tantangannya yaitu tidak ada yang bantu foto, mencari jalur sendiri, dan lain-lain. “Tidak ada yang foto-fotoin juga kalau pergi ke tempat wisata, dan kalau bepergian harus mencari jalan sendiri, megang maps sambil bawa kendaraan,” tuturnya.

Hana juga berpesan agar orang yang hendak melakukan solo traveling supaya bisa berpenampilan seperti warga lokal di tempat tujuan. Jangan terlalu menunjukkan penampilan seperti seorang pendatang supaya tidak menjadi korban dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kalau datang ke suatu tempat kalau bisa berpenampilan seperti warga lokal, jangan menggunakan pakaian atau sepatu yang terlalu bagus, tapi gunakan saja pakaian sederhana seperti yang digunakan sehari-hari. Terlebih kalau berada di pusat perbelanjaan, biasanya kalau warga lokal suka diberikan harga yang lebih murah dibandingkan dengan para traveller,” tuntasnya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya