Waspada Virus Korona COVID-19, Jika Masyarakat Malas Tak Akan Pernah Selesai

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 05 Maret 2020 14:27 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

WABAH virus Korona COVID-19 memang sudah menyebar sampai ke Indonesia. Meskipun saat ini baru dua korban yang ditemukan, tapi bukan berarti masyarakat bisa mengabaikannya.

Memang, sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan para pasien yang terkena virus Korona COVID-19. Satu-satunya cara untuk melawan virus ini adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh dan menjaga kebersihan.

Juru Bicara Terkait Wabah Virus Korona COVID-19, Achmad Yurianto, menjelaskan dalam sebuah komunitas, seperti keluarga dan kantor harus secara teratur menjaga kebersihan.

"Komunitas harus saling menjaga, ini kan pekerjaan yang sudah biasa. Pertama, kalau ada yang sakit suruh pakai masker, kedua cuci tangan," jelas dia kala live lewat Instagram Kemenkes_id.

Sementara untuk fasilitas-fasilitas umum lain yang sering didatangi banyak orang, ada perlakuan khusus. "Kita sudah imbau para pengelola untuk rutin menyemprotkan disinfektan," tambahnya.

Yuria melanjutkan, pencegahan ini menjadi kunci sukses agar Indonesia terbebas dari virus Korona COVID-19. "Kalau masyarakat tidak aware ini tidak akan pernah usai. Karena 50 persen lebih sembuh hanya dengan jaga imunitas," tutur dia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan orang yang terjangkit virus korona bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, kesembuhan tersebut tergantung dari imunitas dari tubuh seseorang.

Korona COVID-19 ini adalah self limited disease, sama seperti dengan virus yang lain. Lebih lanjut Terawan mengatakan, pihaknya sejak awal sudah menggalang gerakan masyarakat hidup sehat untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai virus berbahaya.

Menkes mengatakan gejala virus korona bisa diprediksi dari keluhan batuk, sesak napas dan demam sang pasien.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya