BUKAN cuma pengawasan ketat menghindari penularan virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), seluruh Anak Buah Kapal (ABK) kapal pesiar Princess Diamond dan World Dream di Pulau Sebaru juga diawasi dari potensi penularan penyakit di musim hujan. Seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, hingga leptospirosis.
Sejauh ini, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit, Kemenkes dr. Achmad Yurianto mengungkapkan, hasil pemeriksaan spesimen dari 188 WNI, yang merupakan anak buah kapal (ABK) World Dream dan 67 ABK Diamond Princess, negatif COVID-19. Namun masih ada spesimen dari 2 ABK Diamond Princess, yang masih dalam proses pemeriksaan.
“188 ABK World Dream sudah diperiksa semua dan seluruhnya negative. Yang 69 ABK Diamond Princess, 2 di antaranya masih melakukan pendalaman,” kata Yuri, dilansir Okezone dari Sehatnegeriku, Rabu (4/3/2020).
Seluruh ABK terpantau dalam kondisi sehat, sambung Yuri, seluruhnya terpantau dapat melaksanakan aktivitas harian dengan baik, seperti olahraga, ibadah, makan dan minum. Tidak ada yang mengeluh sakit, demam, batuk, pilek, dan sesak napas.
Selain melakukan observasi ABK terhadap kemungkinan infeksi COVID-19, juga dilakukan surveilans penyakit potensial KLB lainnya seperti Diare, DBD, Hepatitis Klinis, Chikungunya, dan Leptospirosis. Faktor keamanan pangan di kawasan observasi, khususnya di Ring 1 juga diawasi ketat.
"Sampai saat ini tidak dilaporkan adanya kasus penyakit potensial KLB tersebut," kata Yuri.
(Dewi Kurniasari)