Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie yakin para turis yang datang ke Singkawang untuk menyaksikan kemeriahan Festival Cap Go Meh pada Sabtu, 8 Februari mendatang steril dari virus korona.
Festival Cap Go Meh yang merupakan event nasional tahunan Singkawang ini, ditegaskan dia, tidak akan terpengaruh dengan gempuran isu virus korona.
Dalam artian, Festival CGM dipastikan akan berjalan meriah sebagaimana yang telah direncanakan. Karena sudah menjadi agenda wisata tahunan Kota Singkawang yang dikenal dunia.
Menurut dia, persoalan virus korona sudah menjadi masalah dunia. Di Indonesia sendiri hal ini sudah menjadi perhatian Kementerian Kesehatan.
"Kemudian setiap pintu masuk orang asing ke Indonesia maupun Kalbar, sudah dijaga ketat. Alat deteksi suhu tubuh pun sudah dipasang di bandara dan pintu perbatasan. Petugas kesehatan juga sudah siaga," ujarnya, Kamis (30/1/2019).
Oleh karena itulah dia menyakini sistem pengamanan untuk mencegah masuknya virus korona ke Kalbar sudah dan akan bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, dia meminta masyarakat tidak panik.
“Jika ada turis asing yang datang ke Singkawang untuk menyaksikan Cap Go Meh, saya yakin yang lolos pasti sudah steril. Karena sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan di setiap pintu masuk,” katanya.
Salah seorang Panitia Festival CGM 2020 Singkawang, Supardiana mengatakan, pada gelaran Imlek 2020 hingga Featival CGM 2020 terdapat berbagai rangkaian acara. Diantaranya gelaran Budaya Daerah, Pameran Expo, Pemecahan Rekor MURI replika Pagoda tertinggi setinggi 20,20 meter, pemilihan Hakka Ako dan Amoi Kota Singkawang. Rangkaian kegiatan ini sudah dimulai sejak 23 Januari hingga 9 Februari 2020.
"Juga ada panggung hiburan yang menghadirkan berbagai artis lokal dan nasional seperti Cita Citata dan Aldi Taher, serta beberapa artis dari Malaysia dan negara lain," kata Supardiana.
Kemudian, sambung dia, jelang 2 Februari nanti akan ada atraksi liong atau tarian naga, festival kuliner, karnaval mobil hias. Dilanjutkan 6 Februari festival lampion hingga puncak acara pada 8 Februari CGM 2020 dengan atraksi tatung dan berbagai gelaran budaya multi etnis. Semua rangkaian kegiatan dihelat di berbagai sudut pusat Kota Singkawang dan Stadion Kridasana.
"Kita berharap perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2020 pada kali ini tidak kalah meriah, dan akan lebih meriah dibandingkan tahun lalu," harapnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)