NEW SOUTH WALES - Setiap kota memiliki bangunan khas yang dijadikan maskot dan tempat destinasi utama untuk menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Begitupun Sydney, New South Wales dengan Sydney Opera House yang ikonik.
Sydney Opera House yang dirancang oleh Jorn Utzon itu menyajikan pentas seni seperti opera, kabaret, pentas musik orkestra, pentas teater, gedung bioskop dan pertunjukan lain seperti stand up comedy dll.
Okezone dalam rangkaian famtrip bersama New South Wales Destination mempunyai kesempatan untuk mengunjungi Sydney Opera House. Masuk melalui Sydney Botanical Garden. Menyusuri berbagai tumbuhan sekira 20 menit terlihat cangkang Sydney Opera House yang ikonik.
Di lantai bawah terdapat akses menuju Concert Hall, Joan Sutherland Theatre, Utzon Room. Sementara itu di lantai atas terdapat akses menuju movie theatre, Sydney Opera House Shop, Photo Desk, Lounge dan Theatre Bar.
Malam hari, di bagian bangunan Bennelong, Sydney Opera House, sajian visual Badu Gili ditampilkan. Permainan tata cahaya lampu tersaji indah di bagian atap bangunan Bennelong.
Jika ingin mengikuti tur mengelilingi bagian dalam dan spot tertentu dari Sydney Opera House, pengunjung bisa membayar 42 AUD untuk orang dewasa dan 22 AUD untuk anak-anak dengan durasi 1 jam. Namun jika hanya sekadar melihat bagian luar untuk foto dan selfie, pengunjung tak dipungut biaya.
Sydney Opera House dibangun pada 1 Maret 1959 dan diresmikan pada 20 Oktober 1973 mendapatkan predikat UNESCO World Heritage Site pada 2007. Sang arsistek Jorn Utzon mencari susunan cangkang yang geometris dalam membangun Sydney Opera House.
Mendatangi Sydney Opera House bukan hanya datang untuk menghargai bangunan modern nan megah warisan dunia, tetapi juga sebagai syarat, dan tanda jika Anda benar telah mendatangi Negeri Kangguru.
Selain mendatangi Sydney Opera House, Okezone juga mendatangi Irukandji Shark and Ray Encounter, Worimi Sand Dune dan Birubi Beach, Anna Bay Port Stephens, Australian Reptile Park, Somersby dalam penjelajahan wisata di New South Wales Destination menggunakan penerbangan Singapore Airlines.
(Helmi Ade Saputra)