MOMEN perpisahan kabinet kerja Republik Indonesia periode 2014-2019 yang diadakan pada Jumat 18 Oktober 2019 meninggalkan banyak keseruan di dalamnya. Salah satunya adalah aksi berkokok yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Momen lucu Presiden Jokowi ini terjadi saat acara makan malam bersama yang dihadiri oleh seluruh menteri. Master of Ceremonies (MC) dalam acara itu sengaja menggandeng seorang musisi Tanah Air bernama, Endah Laras untuk meramaikan santap malam tersebut.
Endah Laras merupakan salah satu musisi yang kerap membawakan lagu keroncong, dan Jawa. Ia juga pernah berperan dalam film berjudul Soegija. Alhasil kemampuannya di bidang musik sudah tak perlu diragukan lagi.
Sambil mengenakan kebaya merah khas Jawa dan mengalungi ukulele di dadanya Endah menghibur para tamu undangan yang ada di hadapannya. Momen lucu pun terjadi ketika sang MC meminta Wapres JK berkokok layaknya suara ayam jago.
JK pun diminta untuk berkokok sambil diiringi lagu Jawa berjudul ‘Jago Kluruk’ yang dinyanyikan oleh Endah. Wanita berusia 43 tahun itu pun langsung bernyanyi “Wes wayah esuk, jagone kluruk.” Dengan cepat JK menyahut “Uuu....uuuk” sambil menirukan ayam berkokok.
Ternyata tak hanya JK saja yang dijadikan bahan guyonan dalam acara malam itu. Presiden Jokowi juga diminta untuk berkokok seperti seekor ayam jago. Endah pun kembali menembangkan lagunya “Wes wayah esuk, jagone kluruk.” Dengan semangat Jokowi pun menjawab “Kukuruyuuuuuuuuuk” dengan nada tegas dan panjang.
Tak hanya sekali, Jokowi bahkan diminta berkokok sebanyak dua kali. Alhasil aksi yang dilakukan oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut berhasil membuat tertawa seluruh tamu undangan.
Usai bernyanyi, sang biduan pun mengungkapkan rahasia di balik nama Jusuf Kala. Menurutnya nama JK merupakan sebuah doa bagi seluruh rakyat Indonesia. “Ju itu jujurlah, Sup itu supaya, Ka itu karunia Allah lahir dan batin bersama kita semua,” ucap Endah.
Nama lain yang disebutkan Enda memiliki makna yang bagus adalah Basuki Hadimuljono yang menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Basuki itu artinya selamat, Hadi itu penuntun jalan yang benar dan Mulyono itu harapan. Jadi harapan orangtua bayi laki-laki yang diberikan keselamatan dan kemuliaan yang nantinya akan menuntun ke jalan yang benar,” tutup Endah.
(Muhammad Saifullah )