Di banyak kota besar, termasuk di Asia tidak jarang kita mendengar sulitnya menemukan pasangan bagi orang-orang muda. Tapi di Singapura, salah satu kota paling metropolitan di dunia, mencoba menemukan jawaban untuk persoalan ini dengan cara instan.
Di Singapura, pria dan wanita muda disebutkan tidak sedikit yang lebih memilih menggunakan jasa pacar sewaan. Mereka bisa menyewa teman kencan daripada mencari pasangan sesungguhnya untuk menjalani hubungan cinta jangka panjang.
Contohnya jasa pacar sewaan yang disediakan oleh penyedia bisnis seperti Maybe.sg dan SG VIP Escorts. Bisnis ini menawarkan orang-orang yang bisa disewa jasanya sebagai pacar.
Tenang, ini bukanlah bisnis prostitusi, bahkan ada aturan ketat yang diberlakukan oleh beberapa agensi. Mereka melarang terjadinya kontak fisik dan menyarankan kepada klien maupun sang penyedia jasa wanita untuk segera menghubungi pihak manajemen jika ada sesuatu yang salah.
Sang pemilik bisnis penyedia jasa pacar sewaan, menggambarkan bahwa jasa yang ia tawarkan adalah semacam ‘pengalaman punya pacar’. Namun ia tak menampik, ada beberapa orang klien yang memang mengharapkan lebih dari sekadar kencan biasa.
Untuk harga jasa yang harus dibayar oleh klien mulai dari S$80 atau setara Rp819 ribu hingga Rp3,8 juta untuk berkencan selama dua jam. Di situs ini juga ditentukan kelompok usia yang akan dikencani, dan sekaligus menyarankan jenis kegiatan berkencan yang bisa dinikmati. Mulai dari bermain escape games, karaoke, dan bersantai di kafe yang sangat populer.
Sang pendiri perusahaan, yang hanya mau disebut sebagai Sora menyebutkan pertama kali tersadar bahwa ada peluang untuk bisnis jasa pacar sewaan ini, ketika salah satu temannya mengeluh tidak bisa menemukan calon pacar walau sudah bergaul di klub malam dan bar.
Lain lagi dengan SG VIP Escorts, yang didirikan pada 2017 lalu, oleh seseorang yang dikenal bernama Richard. Richard menilai permintaan akan jasa pacar sewaan begitu tinggi, salah satunya di kota maju seperti Singapura.
Karena bagi masyarakat urban Singapura, waktu adalah uang dan banyak orang yang tidak mau berkomitmen dengan orang lain secara emosional dan finansial, maka dari itu lebih memilih untuk menyewa jasa pacar sewaan.
Untuk SG VIP Escorts, harga yang dibanderol sekitar S$600 atau sekira Rp6,1 juta hingga S$1,400 atau kurang lebih Rp14,3 juta untuk berkencan selama satu jam. Beda lagi harganya jika untuk acara spesial, alias “special events” yang bisa berlangsung hingga empat jam lamanya, harga jasa yang dipatok bisa mencapai S$10,000 atau sekira Rp102 juta.
Mematok harga penyewaan jasa yang bisa dibilang tidaklah murah, Richard menyebutkan wanita-wanita yang bekerja di SG VIP Escorts adalah warga negara Singapura permanent residents yang telah memiliki pengalaman sebagai escorts atau sugar baby. Mereka kebanyakan memiliki profesi utama untuk bekerja sehari-hari atau tengah melanjutkan studi.
Dalam kesempatan yang sama, Richard mengungkapkan kebanyakan kliennya adalah para ekspat alias pekerja asing dan penduduk lokal di rentang usia 30 hingga 40 tahun yang belum siap untuk menikah dan konsep akan pernikahan itu sendiri.
Ketika ditanya, apakah selama ini banyak dari kliennya yang mengharapkan sesuatu lebih dari sekedar sensasi pengalaman punya pacar yang ditawarkan oleh perusahaannya, Richard tak menyangkal, ada beberapa klien yang menghubungi untuk melanjutkan sesi kencannya dengan catatan bersama wanita yang sama dengan sebelumnya. Demikian seperti disitat Southchinamorningpost, Selasa (27/8/2019).
(Utami Evi Riyani)