Senangnya Karyawan di Perusahaan Ini Dapat Tambahan Cuti Kencan saat Imlek

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Kamis 24 Januari 2019 17:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Huffpost)
Share :

Perayaan Imlek tinggal menghitung hari, tentunya akan banyak acara seru yang disuguhkan dalam menyambut tahun baru China tersebut. Ya, pada tahun babi tanah 2019 semua orang ingin mendapatkan yang terbaik, termasuk dalam hal asmara.

Terkadang masih banyak masyarakat yang merasa kesulitan untuk mendapatkan jodoh yang tepat. Alhasil mereka berharap bakal mendapatkan jodoh yang mereka inginkan ketika menyambut tahun yang baru.

Nah, baru-baru ini dua perusahaan di provinsi Zheijiang, China menawarkan kepada karyawan perempuannya yang masih lajang untuk mendapatkan cinta di Tahun Baru Imlek. Mereka sengaja memberikan kesempatan bagi para wanita lajang berusia 30 tahunan untuk mendapatkan jodohnya.

 Baca Juga: Meme-Meme Lucu 10 Years Challenge, Dijamin Ngakak Maksimal

Sebagaimana dilansir Next Shark, Kamis (24/1/2019), dalam sebuah pengumuman yang dibuat pada awal pekan lalu Hangzhou Songcheng Performance dan Hangzhou Songcheng Tourism Management memberikan karyawan perempuan yang berusia 30 tahun cuti kencan bagi yang belum menikah.

Cuti kencan tersebut akan ditambahkan dengan istirahat tradisional selama tujuh hari. Eksperimen ini dibuat dengan tujuan mengikuti jejak sekolah menengah Hangzhou yang mulai menawarkan dua setengah hari cuti cinta kepada guru yang lajang per bulan awal tahun ini.

Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan moral karyawan perempuan yang akan mempengaruhi produktivitas. Perusahaan-perusahaan itu, mengoperasikan objek wisata populer bernama Song Dynasty Town di Hangzhou.

 Baca Juga: 7 Meme Kocak Aksi Ahok, Mana yang Bikin Kamu Ngakak!

Mereka mengumumkan cuti berpacaran memiliki dampak untuk memberi karyawan perempuan kesempatan lebih banyak untuk berinteraksi dengan lawan jenis. Menurut Huang Lei, selaku manajer sumber daya manusia di Hangzhou Songcheng Performance, keputusan itu diterima dengan hangat oleh para karyawan.

"Rasio pria dan wanita di perusahaan kami hampir sama. Tetapi karyawan wanita kebanyakan bekerja di departemen fungsional internal dan beberapa di antaranya adalah penampil pertunjukan,” kata Huang.

“Beberapa staf wanita kurang memiliki kontak dengan dunia luar. Oleh karena itu, kami berharap dapat memberikan lebih banyak cuti kepada staf perempuan, untuk memberi mereka lebih banyak waktu dan peluang untuk berhubungan dengan lawan jenis,” tandasnya.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya