Gagal Inseminasi Bisa Picu Depresi, Saran Dokter: Maksimal 3 Kali!

Dewi Kania, Jurnalis
Jum'at 30 November 2018 17:49 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

KETIKA pasangan dinyatakan infertilitas salah satu cara yang membantu agar mereka punya anak adalah dengan bayi tabung atau inseminasi. Tapi rupanya belum tentu berhasil karena beberapa faktor risiko.

Ternyata semakin tua usia perempuan, keberhasilan untuk hamil jadi menurun. Meski semuanya sudah berjuang, tapi usia juga menentukan kondisi kesehatan rahim perempuan.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Batara Imanuel Sirait, SpOG(K) mengatakan, kegagalan dari metode inseminasi dan bayi tabung bisa terjadi sekira 20 persen, jika memang umur peserta masih di bawah 40 tahun. Menurut dia, banyak variasi faktor risiko yang belum diketahui pasti.

Baca Juga: Pesona Kecantikan Anisha Kalebic, Wanita yang Ditaksir Pangeran Brunei Darussalam

"Kegagalan paling sering karena masalah usia. Semakin bertambah tua, berpengaruh kepada kualitas sel telur dan sperma juga kurang bagus," ujar dia saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2018).

Meski demikian, kegagalan tersebut dapat diatasi secara pasti. Terlebih untuk menjaga mental pasien, harus dikuatkan terlebih dahulu agar tidak mendadak lemah.

Dokter Batara menyebutkan, banyak pasien yang kemudian gagal di tengah jalan, lantas mengalami depresi atau diabaikan suaminya. Namun, dokter memang berusaha sekuat mungkin bisa mengatasi hal itu.

"Semua orang ingin berkeluarga lengkap, dokter cuma jadi jembatan untuk membantu. Bukan berarti metode ini terus berhasil, banyak juga yang gagal sampai pasiennya nangis-nangis di klinik lalu ada yang depresi," tuturnya.

Baca Juga: Cantik-Cantik Rakus Kulineran, Begini 5 Gaya Tasya Kamila saat Makan Enak

Ketika gagal, sebut dr Batara, sebenarnya pasien dapat berusaha mencoba lagi. Namun dia membatasi agar tidak merugikan pasien. Khususnya bagi pasien yang memilih jalan inseminasi. Kalau gagal bisa lakukan prosesnya (inseminasi) sampai tiga kali. Kalau gagal lagi sudah dong, pasien itu bayar dan pengeluaran pasti akan habis," bebernya.

Sementara itu, saran dr Batara, semakin tua usia perempuan lebih disarankan untuk melakukan bayi tabung. Prosesnya memang lebih rumit, tapi biasanya tingkat keberhasilannya mencapai 40 persen.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya