KEPUASAN seksual antara pasangan suami istri bisa menjadi kunci keharmonisan dalam sebuah rumah tangga. Meski terlihat sederhana, namun kepuasan seks memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan rumah tangga Anda.
Seks sendiri juga bukan hanya sekadar berhubungan intim satu sama lain. Melainkan keberhasilan seseorang untuk memuaskan hasrat biologis pasangannya di atas ranjang. Meski demikian, banyak pasutri yang masih salah kaprah akan pentingnya orgasme.
Ketika seseorang menikah, mereka mungkin percaya mampu mengetahui segala hal tentang pasangan Anda. Hal ini termasuk tentang hal yang membuat mereka berhasrat dalam berhubungan seks. Bahkan, tidak jarang pria percaya bahwa istri mereka mengalami orgasme setiap kali berhubungan seks.
Baca Juga: Selamat Hari Pramuka! 5 Hal Ini Bakal Bikin Kamu Jatuh Cinta dengan Pramuka
Namun, sebuah penelitian telah membuat beberapa pengamatan mengejutkan tentang orgasme pasangan Anda. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Brigham Young, para peneliti memeriksa data yang dikumpulkan dari 1.683 pasangan yang baru menikah. Para kontestan ditanyai tentang frekuensi orgasme, ide mereka tentang orgasme pasangan dan kepuasan seksual.
Sebagaimana diberitakan Times of India, Selasa (14/8/2018), hasil yang diperoleh setelah menganalisis jawaban mereka ternyata cukup mengejutkan. Menurut hasil studi, 87 persen pria yang sudah menikah menjawab bahwa mereka mengalami orgasme saat berhubungan seks.
Namun, hanya 49 persen wanita yang menikah mengaku telah mengalami orgasme ketika mereka berhubungan seks. Penelitian ini juga berhasil mengungkapkan ide-ide salah, yang telah dipahami pria tentang orgasme pasangannya.
Baca Juga: Baru Lepas Keperawanan? Ini 6 Hal yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda
Menurut hasil penelitian, 43 persen pria yang berpartisipasi dalam penelitian ini kesulitan untuk menentukan apakah istri mereka mengalami orgasme atau tidak.
Orang yang mengira pasangannya telah mencapai orgasme mendekati angka 25 persen. Perbedaan waktu yang dibutuhkan laki-laki dan perempuan untuk orgasme disebut 'gap orgasme' dan penelitian ini telah menegaskan hal itu.
Kesimpulannya, wanita yang menikah akan memperoleh lebih sedikit orgasme daripada suami mereka. So, penelitian ini diharapkan bisa membuka mata bagi banyak orang tentang pentingnya orgasme. Terutama bagi mereka yang percaya bahwa sangat mudah bagi seorang pria dan wanita untuk mengalami orgasme secara bersamaan.
(Martin Bagya Kertiyasa)