ORGASME adalah perubahan atau reaksi tubuh yang biasanya terjadi saat hubungan seksual. Orgasme juga dikenal dengan istilah klimaks seksual. Lebih spesifiknya, orgasme adalah merupakan pelepasan mendadak dari akumulasi kenikmatan seksual yang diperoleh ketika berhubungan intim.
Dunia psikologi juga menjelaskan orgasme tidak hanya mengacu pada sensasi fisik, tapi juga secara emosional dan kognitif. Sebenarnya tidak ada penjelasan yang benar-benar tepat yang bisa mendeskripsikan orgasme, karena orgasme adalah sebuah pengalaman unik yang bisa dirasakan secara berbeda-beda pada setiap orang. Selain itu, para ahli juga mengamati bahwa kira-kira ada 26 jenis orgasme yang bisa dialami seseorang.
Jenis-jenis orgasme
Para pakar seksologi telah membedakan 26 jenis orgasme. Di antaranya, jenis-jenis yang paling sering terjadi adalah:
- Orgasme campuran, merupakan jenis orgasme yang terjadi ketika beberapa jenis orgasme terjadi secara bersamaan. Salah satunya dengan melakukan seks misionaris.
- Multiple orgasm, di mana orgasme terjadi beberapa kali dalam waktu yang relatif singkat.
- Pressure orgasm, merupakan orgasme yang bisa timbul melalui rangsangan yang tak disengaja (misalnya pada anak-anak yang bereksperimen dengan menyentuh alat kelaminnya sendiri, tanpa memahami maksud dan reaksi yang terjadi pada tubuhnya).
- Relaxation orgasm. Orgasme ini disebabkan oleh relaksasi yang sangat dalam dan disertai dengan rangsangan seksual.
- Tension orgasm. Merupakan jenis orgasme yang paling umum, disebabkan oleh rangsangan pada tubuh secara langsung.
Sebenarnya bagaimana cara mencapai orgasme?
Orgasme adalah suatu sensasi yang bisa dicapai dengan banyak cara. Tidak ada satu rumus pasti yang bisa menjamin terjadinya klimaks. seperti kontak dan rangsangan seksual, bahkan termasuk oral seks dan jenis-jenis seks lainnya.
Orgasme juga bisa tercapai meskipun rangsangan terjadi melalui pemaksaan seperti pada korban perkosaan atau pelecehan seksual. Orgasme ini disebut dengan orgasme yang tidak disengaja (involuntary orgasm). Namun, berbeda dengan orgasme yang disengaja, korban perkosaan tidak menikmati sama sekali sensasi ini.
Ternyata terdapat perbedaan cara mencapai orgasme antara pria dan wanita yang akan dijelaskan di bawah ini: